Mojokerto, KPonline – Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen Federasi Serikat Pekerja Indonesia (PUK SPAMK FSPMI) PT. Surabaya Autocomp Indonesia (SAI) adakan Konsolidasi akbar Pra MayDay jelang peringatan hari buruh internasional atau biasa di sebut MayDay.
Konsolidasi dilakukan di area depan perusahaan Sai blok T pada selasa 28 April 2026 setelah pulang kerja pukul 16.30 WIB dan diikuti oleh seluruh anggota serikat pekerja dengan dibantu oleh beberapa Leader agar konsolidasi berjalan cepat dan lancar mengingat anggota sudah lelah seharian bekerja.
Ketua PUK SAI Reo Garsia Subagiyo menyampaikan bahwa seandainya buruh paham dan tau apa yang kita perjuangkan pada mayday ini tidak mungkin buruh tidak berangkat aksi atau turun ke jalan, karena kita akan menuntut untuk penghapusan pajak pesangon dan THR yang di potong cuma-cuma saat gaji belum masuk pajak sudah dipotong dengan nilai yang tidak kecil. Begitu juga uang pesangon yang setiap bulan dipotong dari gaji kita, saat resign atau pensiun yang seharusnya mendapatkan pesangon utuh harus di potong pajak lagi dengan nominal yang besar. Ini tidak adil bagi buruh.
Beberapa tuntutan yang akan dibawa saat MayDay 2026 nanti adalah:
1. Hostum (Hapus outsourcing dan upah murah) karena sangat merugikan buruh seperti lintah darat
2. Sahkan undang-undang ketenagakerjaan baru yang memihak pada buruh
3. Reformasi Pajak: Hapus pajak THR dan bonus tahunan, jaminan pensiun dan jaminan hari tua
Wakil ketua bidang 1 organisasi dan infokom Didik Irwanto juga menambahkan untuk anggota yang sudah daftar ikut MayDay berkomitmen untuk hadir pada tanggal 1 Mei 2026 di pintu masuk area Ngoro Industri persada (NIP) sebelah barat pukul 08.00 WIB, baik masa motor maupun bus dan menaati semua instruksi yang di berikan oleh koordinator lapangan.