Karangan Bunga Dari Bupati Bekasi Terpampang di Depan Rumah Almarhum Oyan

Bekasi, KPonline – Tutupnya usia tidak ada yang bisa memastikan, salah satunya almarhum Oyan yang menjadi korban pembacokan dan mengakibatkan korban kritis. Walaupun sempat beberapa hari di rawat di ruangan ICU namun nyawanya tidak bisa tertolong karena mengalami pendarahan hebat.

Dengan beredarnya pemberitaan terkait kasus ini, hingga orang nomor satu di kabupaten Bekasi pun ikut turut mengucapakan bela sungkawanya dengan mengirimkan karangan bunga yang diletakan di depan rumah almarhum.

Salah satu keluarganya, saat ditemui Tim Media Perdjoeangan Rabu (31/7/2019) mengungkap kejadian tragis yang menimpa almarhum sungguh sangat keji, dan tidak lagi berperikemanusiaan.

Luka yang sangat parah terletak di bagian leher belakang yang kena sabetan senjata tajam, itu yang membuat almarhum kehabisan darah.

Sosok almarhum di masa hidupnya sosok orang yang pendiam, tidak pernah mengeluh untuk jalani hidupnya walau pun harus kerja apa adanya.

Bahkan almarhum pernah bekerja di instansi pemerintahan walau hanya sebatas Pekerja Harian Lepas (PHL), dan itu pun dia masih mau mencari kerja sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, karena almarhum sudah lama ditinggal oleh bapaknya yang terlebih dulu meninggal dunia.

Ketika terpampang di depan rumah karangan bunga tanda ucapan belasungkawa dari Bupati Bekasi menjadi pusat perhatian warga yang membantu memandikan jenazah.

“Saya berharap pihak kepolisian bisa menangkap para pelaku dan bisa diberi hukuman yang setimpal. Semuanya kita serahkan kepada yang berwajib, saya percaya dari kepolisian bisa ungkap kasus ini hingga tuntas,” kata salah satu kerabat korban.

Ucapan terima kasih yang disampaikan pihak keluarga kepada Bupati Bekasi, karena masih peduli dengan kejadian ini yang menghilangkan nyawa warga kabupaten Bekasi. Hingga berita ini diturunkan pihak ibu korban pun belum bisa untuk ditemui, karena masih merasakan kehilangan atas kepergian anaknya. (Jhole)