Kaliwungu, KPonline – Ketua terpilih PUK SPAI FSPMI PT Ciubros Farma periode 2026–2029, Istikharoh, mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk tetap solid serta bersama-sama menghadapi berbagai tantangan organisasi ke depan.
Hal tersebut disampaikan Istikharoh dalam sambutannya usai terpilih sebagai Ketua PUK SPAI FSPMI PT Ciubros Farma pada agenda Musyawarah Unit Kerja (Musnik) 4 yang berlangsung di Jatirasa Baru Resto & Café Kaliwungu, Minggu (24/5/2026).
Dalam sambutannya, Istikharoh meminta dukungan penuh dari seluruh anggota dan pengurus agar kepengurusan yang baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik, terutama dalam menghadapi berbagai persoalan hubungan industrial yang kemungkinan akan dihadapi pekerja ke depan.
“Saya berharap ke depannya kawan-kawan mendukung kami di kepengurusan dalam menghadapi persoalan mendatang yang semakin berat,” ujarnya.
Istikharoh menyadari bahwa tantangan organisasi ke depan tidak akan mudah. Karena itu, menurutnya, kekompakan dan solidaritas seluruh anggota menjadi kunci penting dalam menjaga keberlangsungan perjuangan serikat pekerja di lingkungan PT Ciubros Farma.
Terpilihnya Istikharoh sebagai ketua baru juga menjadi simbol keberlanjutan perjuangan organisasi setelah pada periode sebelumnya sebagian pengurus mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat efisiensi perusahaan.
Dukungan terhadap kepemimpinan Istikharoh turut disampaikan oleh Ketua PC SPAI FSPMI Kota Semarang, Aulia Hakim. Dalam sambutannya, Hakim menegaskan pentingnya dukungan seluruh anggota terhadap kepengurusan baru.
“Dukungan penuh itu menjadi penting. Karena saya yakin dari semua ini, ketika di posisi Mbak Istikharoh, ada yang berani bilang siap menggantikan? Artinya Mbak Istikharoh sekarang menjadi simbol perjuangan kawan-kawan semua,” ujar Hakim.
Menurut Hakim, keberanian Istikharoh menerima amanah sebagai ketua menunjukkan komitmen untuk melanjutkan perjuangan organisasi di tengah situasi yang tidak mudah. Ia berharap seluruh anggota dapat bersama-sama menjaga solidaritas dan mendukung kepengurusan baru agar organisasi tetap kuat dan mampu memperjuangkan hak-hak pekerja. (sup)