Hari Ketiga, Buruh PT Pakerin Mengadu pada Tuhan Di Depan Gerbang Perusahaan

Hari Ketiga, Buruh PT Pakerin Mengadu pada Tuhan Di Depan Gerbang Perusahaan
Hari ketiga qataman Al Qur'an dan doa bersama para buruh PT. Pakerin di depan gerbang perusahaan, Mojokerto (02/07/26)

Mojokerto, KPonline – Tepat malam Jumat legi, ratusan buruh PT. Pakerin kembali menggelar doa munajat dan Qataman Al Quran di depan gerbang perusahaan kertas yang berlokasi di desa Bangun, Pungging, Mojokerto (02/07/2026).

Di daerah perbatasan antara Sidoarjo dan Mojokerto, pinggir jalan raya Krian – Mojosari. Selama tiga hari berturut-turut, para buruh terus melaksanakan kegiatan. Mereka mengadu pada Tuhan sang pencipta alam minta penyelesaian permasalahan PT. Pakerin.

Mengenakan baju muslimat dan duduk berjajar rapi, suasana menjadi khusyuk dan khidmat. Seiring lantunan bacaan Al Quran yang menggema dari pengeras suara di mobil komando. Kegetiran dan kegelisahan para buruh PT. Pakerin yang lebih dari 1,5 tahun berjuang, seakan terlarut dalam kebesaranNYA.

Selama itu pula, segala upaya dan usaha terus dilakukan tanpa mengenal lelah. Berbagai pihak maupun lembaga, sudah mereka datangi dan mencari solusi demi kepastian nasibnya.

Dari mulai rumah para direksi, Bank Prima, Kementerian Hukum, Kementerian Koordinator, DPR RI, Gubernur Jawa Timur, kantor LPS, kantor OJK bahkan terakhir ke Presiden Prabowo melalui staff khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal.

Melalui doa munajat dan qataman Al Quran ini, mereka yakin rencana Tuhan yang terbaik dan pasti ada solusi atas permasalahan yang menimpa para buruh PT. Pakerin

“Kita yakin, solusi itu pasti ada dan rencana Allah itu yang terbaik,” ucap Solikin, salah satu peserta aksi.

Kegiatan tiga hari ini ditutup oleh ustadz Munif dengan doa bersama. Ratusan buruh lelaki maupun perempuan yang hadir, serentak mengamini setiap doa.

Keyakinan dan kebersamaan inilah yang terus menguatkan perjuangan para buruh PT. Pakerin. Meskipun dompet mereka mengering, layaknya air mata mereka. Namun dalam keagungan dan kebesaran Tuhan, rejeki dan solusi, akan terus mengalir menyertai kehidupan mereka.