Hari Ke-4 Aksi Unjuk Rasa PUK SPAI FSPMI PT Molex Ayus, Konsulat Cabang Serukan Perlawanan All Out

Hari Ke-4 Aksi Unjuk Rasa PUK SPAI FSPMI PT Molex Ayus, Konsulat Cabang Serukan Perlawanan All Out

Tangerang, KPonline – Belum adanya itikad baik dari manajemen PT Molex Ayus dalam menyelesaikan tuntutan pekerja membuat jajaran pimpinan FSPMI Tangerang semakin geram.

Kamis (11/06/2026), memasuki hari ke-4 aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh PUK SPAI FSPMI PT Molex Ayus, gerbang perusahaan masih dipenuhi ratusan massa FSPMI dari wilayah Tangerang Raya yang terus menunjukkan solidaritas dan komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak normatif pekerja.

Bacaan Lainnya

Dalam orasinya, Ketua Konsulat Cabang FSPMI Tangerang, Jarim, SH., MH., menegaskan bahwa perjuangan tidak boleh berhenti hanya karena waktu yang terus berjalan.

“Kita harus terus berikhtiar dan jangan pernah patah semangat. Aksi ini kalau tidak selesai dalam satu hari, maka kita lanjutkan dua hari, tiga hari, empat hari, bahkan sampai tuntutan kita dipenuhi,” tegas Jarim di hadapan massa aksi.

Jarim juga menyampaikan bahwa pada hari berikutnya aksi akan diperluas dengan melibatkan unsur DPW FSPMI Banten. Selain itu, akan hadir dua mobil komando yang berasal dari Tangerang Raya dan Cilegon untuk memperkuat konsolidasi perjuangan.

Berdasarkan hasil diskusi dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FSPMI Banten, disepakati beberapa langkah lanjutan sebagai berikut :

1. Perlawanan akan terus dilakukan secara all out oleh seluruh komponen FSPMI.

2. Pada Jumat (12/06/2026), aksi akan diperluas hingga ke jalan raya.

3. Pada Senin (15/06/2026), akan dilaksanakan aksi di Head Office yang melibatkan anggota FSPMI se-Jabodetabek.

4. Perselisihan ini akan dilaporkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

5. Pada aksi Jumat, mobil komando tambahan akan didatangkan dari Cilegon.

6. FSPMI menyerukan boikot terhadap produk PT Molex Ayus sebagai bentuk tekanan terhadap perusahaan.

Di akhir orasinya, Jarim mengajak seluruh peserta aksi untuk menyisihkan sebagian rezekinya guna membantu meringankan beban rekan-rekan anggota PUK SPAI FSPMI PT Molex Ayus yang tengah berjuang mempertahankan hak-haknya.

Semangat solidaritas terus bergema di tengah massa aksi. Bagi para pekerja, tuntutan normatif merupakan harga mati yang harus diperjuangkan hingga tercapai.

Pos terkait