Bekasi, KPonline – Kompetensi, kerja keras, dan semangat pantang menyerah kembali mengantarkan siswa SMK Mitra Industri MM2100 meraih prestasi membanggakan di ajang Lomba Kompetensi Siswa LKS Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang digelar 10-11 Juni 2026. Salah satu capaian terbaik datang dari Haidar Risang Faqih yang berhasil meraih Juara 2 bidang Electrical Installation.
Mengikuti kompetisi bersama peserta terbaik dari seluruh SMK unggulan se-Jawa Barat, Haidar menunjukkan kualitas teknik instalasi listrik sesuai standar industri. Hasil Juara 2 ini sekaligus membuktikan pembinaan kompetensi di SMK Mitra Industri terus berkembang.
Haidar Risang Faqih tampil konsisten selama babak praktik LKS Jabar 2026. Dia berhasil menyelesaikan soal wiring panel, instalasi penerangan, dan pengamanan sesuai SOP K3.
Namun, dengan sistem seleksi LKS, hanya Juara 1 tiap bidang yang berhak mewakili Jawa Barat ke ajang LKS Nasional. Karena itu, meski meraih perak, Haidar belum berkesempatan mengharumkan nama Jabar di tingkat nasional tahun ini.
“Juara 2 tetap prestasi luar biasa. Persaingan di Electrical Installation sangat ketat. Ini jadi evaluasi untuk kita lebih mengasah lagi,” ungkap pembina lomba SMK Mitra Industri.
Prestasi Haidar Risang Faqih melengkapi raihan tim SMK Mitra Industri di LKS Jabar 2026:
1. Juara 1 Industrial Control, bukti keunggulan siswa di otomasi industri dan sistem kendali
2. Juara 2 CAD/CAM, desain dan manufaktur berbasis komputer
3. Juara 3 Electronics, perakitan dan troubleshooting elektronika
4. SMK Mitra Industri 03 Juara 2 Mechanical Engineering CAD, kompetisi di SMKN 2 Purwakarta
Bidang Mechatronics dan Repair & Maintenance Motorcycle juga berhasil menyelesaikan kompetisi. Hasilnya jadi bekal berharga untuk pengembangan pembinaan tahun depan.
Prestasi tahun ini jadi motivasi seluruh civitas akademika SMK Mitra Industri. Sekolah berkomitmen menjadikan setiap kompetisi sebagai sarana belajar dan evaluasi agar mampu melahirkan lebih banyak talenta unggul.
Target ke depan jelas tidak hanya mendominasi tingkat provinsi, tapi juga meloloskan wakil ke ajang nasional bahkan internasional. Bagi Haidar Risang Faqih, Juara 2 ini bukan akhir. Ini batu loncatan untuk kembali berjuang tahun depan.
Sementara orang tua Haidar Risang Faqih yang juga pengurus PP SPLP FSPMI Yanto memberikan semangat bahwa juara 2 adalah kesuksesan yang tertunda. “Haidar, Juara 2 bukan akhir. Itu tanda kamu sudah selangkah lebih maju dari ribuan peserta lain se-Jawa Barat,” kata Yanto.
Yanto melihat sendiri kerja keras, keringat, dan malam-malam latihan wiring panel. Menurutnya, gagal jadi wakil nasional tahun ini bukan berarti gagal jadi orang hebat.
“Juara 2 adalah kesuksesan yang tertunda. Tuhan lagi siapkan panggung yang lebih besar buat kamu, Nak. Belajar dari kurangnya, asah lagi skill-mu, jaga semangat pantang menyerah itu,” tambahnya.
Ayah dan ibu Haidar Risang Faqih berpesan buat Haidar & semua pejuang LKS SMK Mitra Industri MM2100. Kalah hari ini bukan berarti kalah selamanya. Juara 2 hari ini bisa jadi Juara 1 dunia besok. Terus gas, terus belajar. SMK Mitra Industri bisa.