GERAM – Ribuan Buruh Bersama Elemen Masyarakat Karawang Ikut Dalam Aksi Penolakan Omnibus Law

Karawang,KPonline –  Ribuan buruh dari kawasan International Industrial City (KIIC), Kawasan Indotaisei Cikampek, Kawasan Industri Surya Cipta dan dari luar Kawasan yang berada di Kabupaten Karawang yang tergabung dalam Koalisi Buruh Pangkal Perjuangan (KBPP) serta dari Serikat buruh lainnya turut turun juga dari yang lainnya seperti KBPI, GSBI, Aspika, Persatuan Ojeg Online Karawang, Sepetak, GPPI Kabupaten Karawang berunjuk rasa menolak RUU Omnibus Law di depan Gerbang Utama Kantor Bupati Kabupaten Karawang dan Gedung DPRD Kabupaten Karawang. Kamis, 12/03/2020.

Bacaan Lainnya

Berbagai organisasi serikat buruh melakukan jemput masa untuk ikut serta berjuang dalam penolakan Omnibus Law ini ke seluruh industri dan perkantoran yang ada di dalam kawasan industri yang berlokasi di Kawasan Indotaisei, Kawasan Suryacipta, Kawasan Mitra, Kawasan International Industrial City dan di luar Kawasan dengan memakai 7 Mobil Komando dari FSPMI, FSP KEP SPSI, FSP LEM SPSI, FSP RTTM SPSI, FSPEK KASBI, PPMI dan GSBI masing masing di bagi setiap Kawasan.

Setelah menjemput masa aksi dari seluruh Kawasan yang ada di Kabupaten Karawang ribuan masa padati Gerbang Utama Kantor Bupati Kabupaten Karawang walaupun sempat di guyur hujan beberapa jam tak menyulutkan perjuangan Penolakan RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.

Dari arah Timur Yang berkonvoi dengan 4 mobil Komando dari FSP KEP SPSI, FSPEK KASBI, FSP LEM SPSI dan GSBI sempat menutup akses jalan raya Provinsi mulai depan Kecamatan Cikampek hingga Karawang Kemacetan panjang pun terjadi, bahkan dari kepolisian Karawang turun langsung dengan pengawalan 2 mobil patroli dan harus turun tangan mengatur arus lalu lintas.



Dari arah Barat yang berkonvoi dengan 2 mobil Komando dari FSPMI dan PPMI sempat juga menutup akses jalan Interchange Karawang Barat dari arah KIIC sampai depan Kantor Bupati Kabupaten Karawang sehingga kemacetan panjang lagi lagi terjadi hal ini untuk menunjukkan dan membuktikan serta mensosialisasikan kepada masyarakat akan bahaya nya jika RUU Omnibus Law ini di sahkan.

Sedangkan perwakilan dari petinggi petinggi setiap elemen buruh dan masyarakat pun di terima oleh Bupati Kabupaten Karawang dan DPRD Kabupaten Karawang untuk membuat kesepakatan penyampaian Aspirasi penolakan Omnibus Law Cipta Lapangan untuk di sampaikan kepada Presiden Republik Indonesia melalui Mentri Ketenagakerjaan republik Indonesia.

Mereka di terima oleh Bupati Kabupaten Karawang kurang lebih pukul 11.00 wib sampai dengan Pukul 11.45 Wib surat pun sudah di tanda tangani dan di sebarluaskan pada pukul 13.00 wib ke berbagai organisasi Buruh yang tergabung dalam KBPP, KBPI, GSBI, Aspika, Persatuan Ojeg Online Karawang, Sepetak, GPPI Kabupaten Karawang.

Sampai berita ini di buat Aksi Unjuk Rasa pun masih berlangsung. (Hsn)

Pos terkait