Garda Metal FSPMI Bandung Raya Lakukan Rapat Teknis Aksi Tolak Omnibus Law

  • Whatsapp

Bandung, KPonline – Intruksi aksi untuk melakukan perlawanan dengan melakukan parlemen jalanan telah dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FSPMI, maka Garda Metal FSPMI Bandung Raya (GMBR) melakukan rapat teknis aksi pada hari Rabu (19/8/2020), seusai hasil rapat Koordinasi KC, PC, PUK dan Pilar di kantor Konsulat Cabang (KC) FSPMI Bandung Raya.

Rapat teknis tersebut dipimpin oleh Agus Waniri selaku Divisi aksi Garda Metal FSPMI Bandung Raya, karena pada kesempatan tersebut Pangkoorda Yayan Mulyana berhalangan hadir dikarenakan istrinya sedang sakit.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, dalam rapat teknis tersebut dihasilkan beberapa kesepakatan teknis aksi yang akan dilaksanakan tanggal 25 Agustus 2020 tersebut, dimana Garda Metal Bandung Raya (GMBR) akan mengawal masa aksi sebagai tugas utama Garda Metal adalah garda terdepan dalam setiap kegiatan aksi yang dilakukan oleh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Pembagian tugas pun dikonsep sedemikian rupa sehingga ada dua titik kumpul garda metal. Hal ini dilakukan karena aksi tersebut melibatkan masa buruh dari kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB), sehingga perlu ada pengawalan di kedua titik tersebut.

“Keputusan dari rapat teknis aksi hari ini adalah sebagai awal dari rencana aksi yang akan kita lakukan dan ada lima hari lagi menjelang aksi, apabila ada rapat teknis lanjutan saya harap garda metal siap hadir,” tegas Waniri.

(Zenk)

Pos terkait