FSPMI Bogor : Tindak Tegas Pengusaha Yang Melanggar Undang – Undang

Bogor,KPonline – Kalau ada orang yang kelaparan lalu dia maling, tetap ajakan dia akan diprosss secara hukum sesuai Undang – Undang. Kutipan pedas oleh Novianto yang akrab dipanggil Novan salah satu DEPEKAB Bogor yang mewakili FSPMI kab. Bogor, didalam sidang audensi bersama DPRD menanggapi unsur apindo yang mengatakan beberapa perusahaan pindah dari kab. Bogor karena tidak mampunya membayar upah buruhnya sesuai UMK yang berlaku.

Bacaan Lainnya

Kita harus besikap dewasa ( SP/SB, Apindo, dan pemerintah ), dalam menjalankan aturan Undang – Undang yang berlaku apalagi tentang upah. Kalau emang perusahaan itu tidak mampu, silahkan aja melakukan penangguhan upah tetapi harus sesuai dengan aturan yang ada. Dan pemerintah pun harus secara tegas mengambil keputusan, kalau emang salah ya harus dilakukan tindakan hukum sesuai Undang – Undang. Lalu kalau emang Upah Padat Karya itu dianggap benar oleh pemerintah, silahkan buat aturan yang nyata. Tegas Novan dan disambut gemuruh kawan – kawan Buruh yang mengawal audensi di ruang DPRD.

Janganlah ber-alibi karena perusahaan tidak mampu membayar upah buruhnya sesuai UMK yang berlaku, lalu Undang – Undang itu dilanggar. Maling karena kelaparanpun diproses secara hukum.

Buruh Bogor akan tetap melakukan MOGOK DAERAH jika memang tuntutan – tuntutan meraka belum terpenuhi. Sementara hasil dari audensi hari ini masih baru akan direkomendasikan oleh DPRD komis IV kepada Bupati kab. Bogor.

Pos terkait