FSPMI Bekasi Lakukan Konsolidasi Penguatan Organisasi dan Persiapan May Day 2026

FSPMI Bekasi Lakukan Konsolidasi Penguatan Organisasi dan Persiapan May Day 2026

Bekasi, KPonline – Dewan Pimpinan Pusat FSPMI melakukan kunjungan kerja ke FSPMI Bekasi dengan agenda konsolidasi akbar. Konsolidasi tersebut dilakukan sebagai rangkaian penguatan organisasi dan merupakan langkah strategis menjelang aksi nasional pra May Day pada 16 April 2026 dan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026.

Konsolidasi akbar yang dilaksanakan di New Omah Buruh pada Selasa (14/04/2026) tersebut dihadiri Presiden dan Sekjen DPP FSPMI beserta beberapa pengurus DPP FSPMI, PP SPA FSPMI, dan KC, PC SPA, Pilar, PUK SPA FSPMI Bekasi ini menjadi penting. Selain penguatan seperti yang disampaikan diatas juga merupakan bagian dari persiapan menghadapi agenda perjuangan buruh ke depan, karena hal ini pun menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dan strategi terutama untuk menyikapi kondisi ketenagakerjaan yang dinilai semakin kompleks.

Ketua KC FSPMI Bekasi Sukamto menyampaikan beberapa perkembangan FSPMI yang ada di Bekasi di antaranya rencana aksi Perempuan FSPMI Bekasi berbagi dan peringatan hari Kartini, perkembangan SPEE FSPMI di Bekasi dan hal-hal lainnya.

Selain itu dalam sambutannya, Sukamto menyampaikan perihal pembekuan beberapa PUK SPEE yang ada di Bekasi. Menurut Sukamto di dalam AD/ART FSPMI menyebutkan dalam kondisi darurat DPP FSPMI dapat melakukan pembekuan hal tersebut tercantum dalam AD ART FSPMI.

Dalam konsolidasi tersebut ketua umum PP SPPJM FSPMI sekaligus Vice Presiden bidang Infokom, Media dan Propaganda DPP FSPMI Kahar S. Cahyono memberikan sambutan untuk mewakili PP SPA pun menyampaikan secara jelas mengenai pokok-pokok pikiran UU ketenagakerjaan KSP-PB (Koalisi Serikat Pekerja – Partai Buruh) yang berisikan kerangka hukum, prinsip pembentukan isu baru dan isu perbaikan.

Kahar pun menyampaikan 9 tuntutan Mayday 2026 FSPMI merujuk pada tuntutan mayday KSPI dan Partai Buruh yaitu :
1. Sahkan RUU Ketenagakerjaan Yang Baru
2. Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah (Hostum)
3. Hentikan ancaman PHK sebagai akibat perang
4. Reformasi Pajak dengan menghilangkan Pajak THR, JHT, Pensiun dan naikkan PTKP
5. Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
6. Lawan Korupsi dengan mengesahkan RUU Perampasan Aset
7. Segera Ratifikasi Konvensi ILO 190
8. Perlindungan Pekerja Digital Platform
9. Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Penyampaian inti dalam konsolidasi ini disampaikan oleh Presiden FSPMI Suparno, SH. yang mengatakan bahwa ucapan seorang pemimpin di segala tingkatan baiknya harus dilakukan. Hal tersebut disinggung Suparno mengingat janji presiden RI kepada buruh pada perayaan mayday tahun lalu.

Menurut Suparno mayday tahun ini merupakan perayaan menagih janji-janji presiden RI yang telah disampaikan kepada buruh pada Mayday tahun lalu yang belum terealisasi, dan hal tersebut merupakan alasan FSPMI mengenai Langkah strategis perjuangan yang dikonsolidasikan hari ini. (Wiwik)