FSPMI Batam Adakan Pendidikan K3

  • Whatsapp

Batam, KPonline – Bertempat di Sekretariat Bersama FSPMI Batam, hari ini Minggu 25/10/2020, berlangsung pendidikan dasar K3 bagi PUK SPEE FSPMI Batam.

Dalam sambutannya Alfitoni yang juga sebagai Waka Bidang K3, HI dan PKB  dari PC SPEE FSPMI Batam menyatakan bahwa pendidikan dasar K3 ini bagi pengurus PUK bidang K3,HI & PKB untuk menjadikan sebagai pengawas K3 yang memastikan agar memaksimalkan dan memastikan perlindungan anggota dan karyawan di perusahaan tersebut jauh dari kecelakaan kerja.

Bacaan Lainnya

Dikarenakan pengurus bidang K3 di perusahaan belum tentu bekerja sebagai safety atau pengawas K3, maka perlu para pengurus itu mendapatkan pendidikan K3 baik dasar dan lanjutan.

Acara hari ini dihadiri oleh 15 PUK, yang terdiri dari para pengurus bidang K3,HI dan PKB di PUK nya.

“Hendaknya pendidikan ini agar berkelanjutan ke depannya. Pendidikan ini memang baru pertama kali dilakukan untuk periode saat ini.  Maka dari pengurus PC SPEE FSPMI serta dari Pimpinan Pusat SPEE bidang K3,HI dan PKB berbagi ilmu dan pemgalaman tentang K3” Ungkapnya

Harapannya ke depan para pengurus bidang K3,HI dan PKB ini bisa menjadi pengawas K3 di perusahaan dan bila perlu masuk ke grup P2K3 agar dapat memberi masukan dan ide ke management tentang tujuan  dan manfaat K3 sebagaimana mestinya sesuai undang undang yang berlaku.

Sementara itu Edwin Christiawan sebagai pengisi materi hari ini menyampaikan bahwa tim kerja K3 khususnya PC SPEE FSPMI Batam bisa mengimplemetasikan K3 sesuai dengan aturan, karena aturan adalah amanah dan harus ditegakkan di lingkungan kerja.

“Ini juga sebagai pembekalan kawan kawan untuk menjadi P2K3, khususnya sekretaris K3, wajib memiliki sertifikasi K3 Umum, dan itu harus diupayakan oleh PUK masing masing. 1 berbanding 100, artinya 1 orang AK3 mewakili 100 orang pekerja . Tim kerja K3 harus memberikan laporan,minimal laporan tentang terjadinya potensi bahaya di tempat kerja.”Ungkap Edwin.

Harapannya ke depan agar ada pendidikan lanjutan menuju ke spesialisasi, karena pendidikan ini tidak cukup hanya untuk 1 hari saja, serta agar bisa menghasilkan kader yang faham betul tentang K3 ini. (Ali Gani)

Pos terkait