Fery Andrianto Resmi Buka Musda III Garda Metal FSPMI Empat Daerah

Fery Andrianto Resmi Buka Musda III Garda Metal FSPMI Empat Daerah

Gresik, KPonline – Musyawarah Daerah (Musda) III Garda Metal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Surabaya, Gresik, Mojokerto, dan Pasuruan resmi dibuka oleh Fery Andrianto, perwakilan Ketua Konsulat Cabang (KC) FSPMI Gresik, di RM Warung Aroma, Cerme, Gresik, Minggu (26/7/2026).

 

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Fery Andrianto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda III yang mempertemukan kader Garda Metal dari empat daerah dalam satu forum konsolidasi organisasi. Menurutnya, Musda merupakan amanat konstitusi organisasi yang memiliki peran penting dalam melakukan evaluasi kepengurusan, menyusun program kerja, sekaligus memilih pemimpin yang akan melanjutkan estafet perjuangan Garda Metal.

 

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan persidangan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi organisasi, semangat persaudaraan, serta tetap mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

 

“Musyawarah Daerah bukan sekadar memilih pengurus baru, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat organisasi agar semakin solid dalam mengawal perjuangan buruh bersama FSPMI,” ujarnya.

 

Fery juga mengajak seluruh kader Garda Metal untuk terus menjaga kekompakan dan loyalitas terhadap organisasi. Menurutnya, Garda Metal memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar FSPMI yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mengawal berbagai agenda perjuangan kaum buruh.

 

Mengakhiri sambutannya, Fery Andrianto secara resmi membuka Musyawarah Daerah III Garda Metal FSPMI Surabaya, Gresik, Mojokerto, dan Pasuruan. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, ia menyatakan seluruh rangkaian Musda resmi dimulai.

 

“Semoga Musda III ini berjalan lancar, menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi organisasi, serta melahirkan kepengurusan yang amanah, solid, dan mampu membawa Garda Metal semakin maju dalam mengawal perjuangan buruh,” pungkasnya.

 

Dengan dibukanya Musda III secara resmi, forum kemudian memasuki agenda persidangan yang meliputi pembahasan tata tertib, laporan pertanggungjawaban pengurus, penyusunan program kerja, hingga pemilihan kepengurusan Garda Metal periode 2026–2031.

Pos terkait