Euforia Arab Saudi, Iwan Bule dan Nasib Timnas Indonesia

Jakarta,KPonline – Raja Salman mengumumkan hari libur nasional setelah tim nasional Arab Saudi berhasil mengalahkan Argentina di laga pembuka Grup C Piala Dunia 2022. Kebijakan libur nasional itu berlaku pada hari ini.

Mengutip Saudi Times, libur nasional yang ditetapkan Kerajaan Arab Saudi berlaku untuk seluruh pegawai di sektor pemerintah dan swasta, Rabu (23/11/2022). Seluruh pelajar di Arab Saudi juga diberlakukan sama.

Bacaan Lainnya

Kebijakan libur nasional ini sebagai bentuk merayakan sukacita sehari setelah duel Arab Saudi meladeni Argentina. Raja Salman dan keluarga kerajaan turut bersukacita atas kemenangan itu.

Kemenangan terasa makin spesial karena diraih atas Argentina yang merupakan favorit kuat juara dunia. Apalagi Tim Tango datang dengan catatan 36 laga tanpa terkalahkan.

Capaian Arab Saudi ini merupakan keempat mereka sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Dunia. Kemenangan ini membuka lebar peluang Arab Saudi lolos ke babak 16 besar.

Saat ini Arab Saudi memuncaki klasemen Grup C dengan tiga poin disusul Meksiko dan Polandia yang bermain imbang tanpa gol. Arab Saudi selanjutnya akan bertemu Polandia pada laga kedua 26 November.

Kalau membaca statistik pertandingan, memang terlihat betapa efektif nya permainan Saudi Arabia dan tidak efektifnya Argentina. Saudi berhasil memasukan 2 gol dari total 2 tembakan ke arah gawang alias berhasil 100%. Berbanding terbalik dengan Argentina yang membutuhkan 6 tembakan ke arah gawang untuk menghasilkan 1 gol. Itupun didapat melalui tendangan pinalti.

Begitu juga dengan kontrol permainan. Messi Cs menguasai hampir 70% peredaran bola dan sisanya dikuasai Saudi Arabia. Atau hampir 600 operan Argentina berbanding 266 operan bola pemain Saudi Arabia.

Namun banyak yang menilai justru inilah yang menjadi kunci kemenangan Saudi atas Argentina. Pemain belakang Saudi sangat rapih dan disiplin menjaga barisannya. Sehingga pemain Argentina berkali-kali terjebak perangkap offside. Bahkan 3 gol yang berhasil dicetak pemain Argentina, dianulir wasit karena terbukti offside. Bukan karena pelanggaran pemain Argentina. Tidak salah bila ada seloroh yang mengatakan bila ini karena pemain Saudi konsisten meluruskan shaff dan barisan sebagai bagian dari keutamaan shalat.

Kembali ke Tanah Air Nasib Sepakbola kita masih belum ada kabar baik . Seperti diketahui, Liga 1 dan Liga 2 tengah distop hampir dua bulan terakhir. Itu terjadi pasca kejadian di Stadion Kanjuruhan, Malang yang menelan 135 korban jiwa.

Setelah menyelesaikan pemusatan latihan di Eropa, para pemain Timnas U-20 akan kembali ke klub. Tapi, mereka tidak akan bisa berkompetisi karena liga sedang vakum.

Situasi seperti itu tentu menyulitkan pemain dan tim pelatih Timnas U-20. Performa Marselino Ferdinan dkk dikhawatirkan menurun karena tidak dapat menit bermain yang kompetitif.

Sementara dalam survei yang digelar Polling Institute pada 10 sampai 15 November 2022, mayoritas publik setuju diadakannya KLB pergantian kepemimpinan PSSI.“Sebanyak 62,5 persen masyarakat setuju dengan diadakannya KLB untuk mengganti Ketua Umum PSSI, Iwan Bule,” kata Peneliti Polling Institute, Muhamad Akib saat memaparkan hasil surveinya, Rabu (23/11).

Akib memaparkan, tingginya keinginan KLB tidak bisa dilepaskan dari Tragedi Kanjuruhan, Malang yang menewaskan seratusan suporter sepak bola pada 1 Oktober 2022 lalu.PSSI, dalam survei tersebut dinilai menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas kerusuhan setelah pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya itu.

Pos terkait