DPW Jamkeswatch Beraudensi Dengan BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Barat

  • Whatsapp

Bandung, KPonline – Bertempat di kantor Kedeputian BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Barat, DPW Jamkeswatch Jawa Barat melakukan audensi dengan BPJS Kesehatan Jawa Barat, Kamis (26/12/2019).

Agenda tersebut digelar dalam rangka mempersatukan persepsi dan pemahaman terkait pelayanan kesehatan, khususnya di Jawa Barat. Hadir dalam audensi tersebut Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Jawa Barat (Sabilar Rosyad), Dewan Pimpinan Wilayah Jamkeswatch Jawa Barat (Baris Silitonga dan Heru Purnomo) serta Dewan Pimpinan Nasional Jamkeswatch (Hendi S).

Muat Lebih

Hadir pula perwakilan Dewan Pimpinan Daerah Jamkeswatch (DPD JW) Purwakarta, Bandung Raya, Cianjur, Kota Bekasi dan Kabupaten Bandung Barat.

Sementara dari pihak BPJS Kesehatan dihadiri langsung oleh Deputy BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Barat (Siswandi) dan Asisten Deputy (Herman).

Ketua DPW Jamkeswatch Jawa Barat Baris Silitonga meminta agar kedepannya BPJS Kesehatan Jawa Barat dapat bersinergi dan satu pemahaman dalam pelayanan kesehatan untuk warga masyarakat umum dan bagi kaum pekerja khususnya, agar tidak ada lagi mis communication atau kesalahan komunikasi apabila ada kasus pelayanan kesehatan di daerah-daerah.

Selain itu, DPW Jamkeswatch Jawa Barat juga mempertanyakan program BPJS Kesehatan terkait pelayanan kesehatan khususnya di wilayah Jawa Barat. DPW Jamkeswatch Jawa Barat juga dengan tegas menyatakan menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang akan diberlakukan 1 Januari 2020 mendatang.

Sementara itu Deputy BPJS Kesehatan Jawa Barat berharap Jamkeswatch dapat menjalin kerjasama pula untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan peningkatan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) baik Peserta Penerima Upah atau Peserta Bukan Penerima Upah (Peserta Mandiri).

BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Barat dan DPW Jamkeswatch Jawa Barat sepakat untuk terus menjalin komunikasi yang berkesinambungan untuk peningkatan pelayanan kesehatan khususnya untuk warga Jawa Barat.
(Drey)

Pos terkait