Jakarta, KPonline-Menindaklanjuti instruksi organisasi, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) DKI Jakarta menggelar Rapat Koordinasi pada Selasa (21/7/2026) di Kantor DPW FSPMI DKI Jakarta, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.
Agenda tersebut dipimpin langsung Ketua DPW FSPMI DKI Jakarta, Winarso, bersama jajaran pengurus DPW, pengurus PC SPA FSPMI se-DKI Jakarta, Garda Metal DKI Jakarta, Media PERDJOEANGAN, serta Jamkeswatch FSPMI DKI Jakarta. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat undangan rapat koordinasi yang diterbitkan DPW FSPMI DKI Jakarta.
Dalam arahannya, Winarso menegaskan bahwa perjuangan FSPMI DKI Jakarta tidak pernah berhenti. Organisasi tidak boleh stagnan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi kaum buruh maupun dinamika internal organisasi. Sebaliknya, seluruh perangkat organisasi diminta terus bergerak, memperkuat konsolidasi, dan menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi di tingkat PUK secara cepat, tepat, dan sesuai mekanisme organisasi.
Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum untuk membenahi pilar-pilar organisasi sebagai fondasi utama perjuangan FSPMI. Seluruh perangkat organisasi didorong memperkuat sinergi, meningkatkan efektivitas kerja, serta memastikan setiap program berjalan searah dengan garis perjuangan organisasi.
Selain membahas persoalan internal, rapat juga menegaskan komitmen DPW FSPMI DKI Jakarta dalam mengawal agenda perjuangan nasional yang sedang diperjuangkan DPP FSPMI. Di antaranya mendesak lahirnya Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru, menolak praktik alih daya melalui evaluasi Permenaker Nomor 7 Tahun 2026, memperjuangkan pajak 0 persen atas manfaat Jaminan Hari Tua (JHT), serta berbagai isu strategis lainnya yang menyangkut hak-hak pekerja.
DPW FSPMI DKI Jakarta menilai bahwa perjuangan eksternal harus berjalan beriringan dengan pembenahan internal. Karena itu, pengurus PC SPA FSPMI diminta memberikan perhatian serius terhadap PUK-PUK yang sedang menghadapi persoalan agar konflik tidak berlarut-larut dan tidak mengganggu soliditas organisasi.
Melalui rapat koordinasi ini, FSPMI DKI Jakarta menegaskan kembali tekadnya untuk memperkuat persatuan, memperkokoh organisasi, dan memastikan perjuangan buruh terus bergerak hingga setiap tuntutan yang menyangkut keadilan, perlindungan, dan kesejahteraan pekerja benar-benar terwujud. Semangat perjuangan, menurut DPW FSPMI DKI Jakarta, hanya dapat dijaga melalui organisasi yang solid, disiplin, dan tetap berpihak pada kepentingan kaum buruh.