DPP FSPMI Gelar Doa Bersama untuk Kesembuhan Said Iqbal dan Para Pimpinan yang Sedang Sakit

DPP FSPMI Gelar Doa Bersama untuk Kesembuhan Said Iqbal dan Para Pimpinan yang Sedang Sakit

Jakarta, KPonline-Di tengah dinamika perjuangan kaum buruh yang terus berjalan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar doa bersama untuk kesembuhan para pimpinan dan senior organisasi yang saat ini sedang menjalani sakit.

Doa bersama tersebut secara khusus dipanjatkan untuk Bung Said Iqbal, serta para pimpinan lainnya, di antaranya Bung Syawal, Bung Bambang, Bung Sholeh, Bung Azis, Bung Sulaiman, dan seluruh keluarga besar FSPMI yang sedang diberikan ujian kesehatan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan dilaksanakan secara sederhana dengan lesehan di lantai 3 Kantor DPP FSPMI, Jakarta, Jumat (7/8/2026). Doa bersama dipimpin oleh jajaran DPP FSPMI, yakni Sekretaris Jenderal Sabilar Rosyad, Deputy Riden Hatam Aziz, Bendahara Endang Widuri, serta Penasehat MN Yadun Mufid.

Kesederhanaan kegiatan tersebut justru memperlihatkan satu hal penting, dimana solidaritas dalam organisasi tidak hanya hadir ketika turun ke jalan, menghadapi perselisihan industrial, atau memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada buruh. Solidaritas juga hadir ketika salah satu dari mereka sedang terbaring sakit.

Bagi keluarga besar FSPMI, para senior dan pimpinan bukan sekadar nama dalam struktur organisasi. Mereka adalah bagian dari perjalanan panjang perjuangan buruh Indonesia. Pengalaman, pemikiran, dan arahan mereka masih sangat dibutuhkan untuk menjaga arah perjuangan organisasi.

Karena itu, doa bersama ini bukan sekadar ritual. Ada harapan besar agar para senior dan pimpinan yang sedang sakit segera diberikan kesembuhan, kekuatan, ketabahan, serta kemudahan untuk kembali beraktivitas dan berada di tengah-tengah perjuangan kaum buruh.

“Kami masih membutuhkan arahan dan perjuangan para senior serta pimpinan kami. Kami berharap mereka selalu berada di tengah-tengah kami, karena perjuangan ini masih panjang dan kaum buruh Indonesia masih membutuhkan mereka,” menjadi harapan yang mengemuka dalam doa bersama tersebut.

FSPMI meyakini bahwa perjuangan tidak pernah hanya dibangun oleh kekuatan massa dan organisasi, tetapi juga oleh persaudaraan, solidaritas, kepedulian, dan doa.

Semoga Allah SWT mengabulkan doa yang dipanjatkan, mengangkat segala penyakit, memberikan kesehatan dan kekuatan kepada seluruh pimpinan serta anggota FSPMI yang sedang sakit, dan mempertemukan kembali mereka dalam barisan perjuangan.

Karena perjuangan belum selesai. Kaum buruh Indonesia masih membutuhkan para pejuangnya. Dan FSPMI masih ingin berjalan bersama mereka.

Pos terkait