Di Situs Cagar Budaya Saung Ranggo Kami Melakukan Konsolidasi

  • Whatsapp

Bekasi, KPonline – Bertempat di situs cagar budaya di kabupaten bekasi Saung Ranggon, Setu pada Sabtu 11 Agustus 2018, PUK SPEE-FSPMI PT. FDK Indonesia memperingati ulang tahun ke 7 dengan mengadakan konsolidasi dan pendidikan pengenalan team work building bagi biro dan korlapnya.

Bidang I PUK SPEE FSPMI PT. FDK Indonesia Danang Setiawan mengatakan acara diikuti oleh sekitar 40 peserta terdiri sari pengurus, biro, serta korlap.

Ketua PUK SPEE-FSPMI PT. FDK Indonesia Haryanta dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan yang diadakan bidang 1 dan para peserta yang antusias mengikuti acara yang tersebut meskipun diadakan di akhir pekan. Haryanta juga berharap anggota dapat meningkatkan semangat dan kebersamaan baik dalam bekerja maupun dalam perjuangan serikat pekerja.

Sehingga seiring bertambahnya usia PUK SPEE FSPMI PT. FDK Indonesia semakin solid dan mampu menjalin hubungan industrial yang harmonis dengan pengusaha PT. FDK Indonesia.

Pengisi materi yang pertama adalah bung Sholeh dari bidang organisasi Pimpinan Cabang SPEE FSPMI Kabupaten Bekasi, Sholeh, dengan materi Penguatan Organisasi.

Sholeh menyampaikan, hendaknya dalam perjuangan serikat pekerja lebih solid dikarenakan perjuangan ke depan akan lebih berat dan membutuhkan kesolidan organisasi. Di akhir sesi bahkan bung sholeh mengajak para peserta pendidikan untuk kembali membaca ikrar anggota fspmi bersama sama.

Setelah materi penguatan organisasi diadakan acara potong tumpeng untuk memperingati hut Ke 7 PUK SPEE FSPMI PT. FDK Indonesia. Tumpeng dipotong oleh Ketua PUK Haryanta selanjutnya diberikan kepada bung Sholeh sebagai perwakilan pimpinan cabang SPEE FSPMI Kabupaten bekasi.

Pengisi materi selanjutnya adalah Ismail Rifai wakil ketua bidang pendidikan Pimpinan Cabang SPEE FSPMI Kabupaten Bekasi.

Dia memberikan materi tentang motivasi diri dan team work building.

Dia juga mengapresiasi kegiatan yang diadakan dan menyampaikan agar peserta terus termotivasi untuk belajar agar menjadi buruh cerdas.

Cerdas itu berarti memiliki ilmu yang dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan real.

Cerdas bukan berarti hapal seluruh isi undang- undang tenaga kerja, UU kebebasan berserikat maupun UU BPJS. Tetapi kemudian terbengong-bengong saat harus menciptakan solusi bagi kehidupan nyata.

Cerdas bermakna kreatif dan inovatif. Cerdas berarti siap mengaplikasikan ilmunya.

Selamat ulang tahun PUK SPEE FSPMI PT.FDK Indonesia. (bad)