Deputi Presiden FSPMI Obon Tabroni Kunjungi Tenda Juang Buruh SDP Sidoarjo

Sidoarjo, KPonline – Mogok kerja adalah tindakan pekerja yang direncanakan dan dilaksanakan secara bersama-sama oleh serikat pekerjauntuk menghentikan atau memperlambat pekerjaan. Mogok kerja merupakan tindakan yang legal, karena diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Seperti halnya yang dilakukan oleh pekerja yang tergabung dalam FSPMI Kab. Sidoarjo. Saat ini mereka mendirikan tenda perjuangan di depan gerbang perusahaan tempat bekerja, di kawasan Brebek Industri – Sidoarjo. Tenda juang ini sudah berdiri sejak bulan Mei 2018.

Di sela padatnya jadwal Deputi Presiden FSPMI, Obon Tabroni menyempatkan hadir mengunjungi tenda perjuangan PUK SPAI FSPMI PT. SDP, Sabtu (04/07/2018). Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum SPAI FSPMI itu terhadap anggota yang sedang berkasus.

Obon yang datang di dampingi oleh salah satu tokoh FSPMI, Pujo, Agus Supriyanto, Doni Ariyanto, Nuruddin Hidayat beserta jajaran perangkat yang lain, sedikit memberikan motivasi dan penguatan kepada pekerja/buruh yang saat ini sedang menjalani mogok kerja.

“Saya bersyukur bisa bersilahturahmi ke tenda perjuangan kawan-kawan yang sedang mogok kerja saat ini, jangan menyerah dan jangan pernah putus asa dalam berjuang,” ujar Obon.

Pujo yang memiliki pengalaman 6 kali di PHK dalam satu perusahaan pun tak lupa memberikan motivasi dan sedikit edukasi tentang pentingnya buruh melek politik.

“Kalau untuk urusan mogok kerja, saya di Kymco dulu juga pernah mengalaminya, dan pesen saya kepada kalian (peserta mogok.red) perjuangan dalam bidang litigasi dan non litigasi memang wajib diperlukan dalam sebuah organisasi. Namun buruh jaman sekarang harus mulai berkembang dan ikut turut andil dalam dunia politik, karena seluruh produk kebijakan termasuk bidang ketenagakerjaan lahirnya ya dari dunia politik,” ujarnya.

Setelah waktu menunjukkan pukul 20.30 WIB, rombongan Obon pun dengan berat hati harus pamit kepada peserta mogok yang ada di tenda perjuangan, dikarenakan esok hari Obon dan Pujo harus tiba di Kota Batam dalam urusan organisasi pula.

(Bobby – Surabaya)