Demo Buruh FSPMI Batam: Hilangkan PP 78 Dari Muka Bumi

  • Whatsapp

Batam,KPonline – Aksi massa buruh FSPMI di kota Batam hari ini (6/2/18) membawa tiga tuntutan yaitu (1) Turunkan harga beras dan listrik ,tolak impor beras , wujudkan kedaulatan pangan, (2) Tolak upah murah ,cabut PP 78/2015 tentang Pengupahan, (3) Pilih calon pimpinan saat pilkada dan pilpres yang pro buruh dan anti PP 78/2015

Ketua PUK TEC Batam mengatakan bahwa pemerintah telah lalai memakmurkan rakyatnya, ia mengatakan bahwa PP 78 telah mengebiri buruh dalam menuntut upah yang layak.

Bacaan Lainnya

Serius mendengarkan orasi

“ PP 78 sudah mengibiri upah pekerja, sampai kapanpun kita akan berjuang sampai PP 78 hilang dari bumi ini “Ungkapnya

Sementara Ramon sekjen PUK Varta dalam orasinya mengatakan bahwa 19 tahun FSPMI berdiri Indonesia jalan di tempat, karena hasil bumi kita itu disedot bangsa asing ,dibawa pulang oleh pengusaha asing, sementara upah pekerja tidak mendapatkan upah yang layak, dilihat dari SDM kita harus kita bisa bersaing dengan bangsa lain tapi kita lihat bangsa ini hanya jalan ditempat, lihat saja beras dengan harga tinggi

“SDM kita tidak kalah dengan bangsa lain, tetapi kenapa upahnya selalu murah di bandingkan mereka?” Ungkap Ramon

Demo buruh FSPMI Batam hari ini juga menolak nota kesepahaman antara Kepolisian Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia Nomor: B/2/I/2018 Nomor: Kerma/2/I/2018 tentang Perbantuan Tentara Nasional Indonesia Kepada Kepolisian Republik Indonesia Dalam Rangka Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. Dimana dalam nota kesepahaman (MoU) tersebut, TNI dilibatkan dalam pengamanan menghadapi unjuk rasa dan mogok kerja. Dirinya menilai, kesepahaman tersebut otorirer dan anti demokrasi (Roy/Minto, Photo : Ahmad /Cucuk)

Pos terkait