Demi Kesembuhan Aldi, Relawan Jamkeswatch Surabaya Turun ke Jalan

  • Whatsapp

Surabaya, KPonline – Puluhan anggota yang tergabung dalam PUK SPL FSPMI CV Perjuangan Steel beserta beberapa relawan Jamkes Watch Surabaya yang berasal dalam PUK tersebut melakukan aksi sosial dengan turun ke jalan, Kamis (9/8/2018). Dimana aksi tersebut bertujuan untuk mengumpulkan sedikit donasi sumbangan dengan mengharap uluran tangan para pengendara jalan di sekitar traffic light Tandes – Surabaya.

Gerakan ini murni dilakukan atas dasar kemanusiaan, untuk seorang anak kecil yang bernama adik Aldi, yang sekarang tergolek lemah tak berdaya.

Parahnya lagi, hingga saat ini penyakit yang diderita adik mungil ini belum bisa terdiagnosa secara jelas jenis penyakitnya oleh dokter ahli di tempat dia dirawat tiap Selasa dan Kamis, yakni di RS Dr. Soetomo Surabaya. Padahal saat ini kondisi tulangnya terus menerus mengecil.

Kondisi badan Aldi semakin kurus bahkan tulang kecilnya pun terlihat dengan jelas. Bahkan Aldi pun harus diwajibkan untuk mengkonsumsi nutrisi/susu khusus sesuai dengan resep dokter dengan harga yang juga bisa dibilang tidak murah, yakni sebesar Rp. 150.000 per 400 gram.

Dimana suplemen tersebut tidak tercover oleh BPJS Kesehatan. Ditambah kondisi ekonomi keluarga yang tidak tentu, jelas menambah permasalahan baru bagi pihak keluarga terutama pihak orang tua yang dimana kesehariannya hanya seorang pekerja wiraswasta, dengan upah tiap bulan yang diterima hanya dibawah UMK.

Dikarenakan sudah 3 tahun sakit, orang tua Aldi pun mengaku kehabisan uang untuk membeli suplemen tersebut dan sampai sekarang belum bisa membelikan susu yg di sarankan oleh dokter.

Begitulah derita yang dialami adik Aldi yang saat ini tinggal bersama orang tuanya dalam sebuah kos di Jl. Kedung Baruk no. 67, Surabaya dengan nomer telp 085755126858.

Menderita sakit sejak usia 7 tahun, Aldi sudah menghabiskan waktu selama 3 tahun ini, setiap Selasa dan Jumat secara rutin, orang tua Aldi harus berangkat ke RS Dr.Sutomo untuk keperluan chek up kondisi kesehatan remaja mungil ini.

Setiap sekali chek up, mereka harus rela antri sejak subuh hingga sore hari baru selesai. Sungguh sangat melelahkan.

Meskipun sudah bertahun tahun melakukan chek up di RS yang juga milik pemerintah provinsi ini, hingga saat ini pun menurut keterangan ibu Aldi, penyakitnya belum terdiagnosa secara pasti dan tulangnya makin lama makin mengecil.

“Hasil pengumpulan donasi dari turun ke jalan ini sepenuh nya akan di berikan ke keluarga adik ALDI agar bisa di manfaatkn untuk keperluan pengobatan dia,” ujar salah satu relawan Yunus yang juga relawan Jamkeswatch Surabaya dari PUK SPL FSPMI CV Perjuangan Steel.

(Erfin – surabaya)