Deklarasi #2019GantiPresiden Surabaya Dibubarkan

  • Whatsapp

Surabaya KPonline – Agenda deklarasi #2019GantiPresiden yang digelar beberapa saat lalu di Surabaya, tepatnya di depan pintu utama Tugu Pahlawan Surabaya, selain mendapatkan sikap represif dari aparat, peserta aksi tersebut juga mendapat reaksi penolakan dari beberapa ormas (organisasi masyarakat) di Surabaya.

Pagi itu tampak puluhan anggota Pemuda Pancasila dan Banser, bergabung menjadi satu dengan elemen masyarakat lain yang menolak akan adanya kegiatan tersebut, dengan alasan bahwa selain tak berizin, kegiatan ini menurut mereka mampu memecah belah kesatuan negara Republik Indonesia, dan ketentraman warga yang ada di Surabaya.

Bacaan Lainnya

“Jika komandan kepolisian di sini tidak bisa membubarkan mereka (peserta deklarasi.red) berarti aparat sama saja melindungi tindakan makar terhadap negara.” Teriak salah satu anggota ormas, saat berorasi ditengah panasnya situasi saat aksi tersebut berlangsung.

Melihat hal tersebut, pihak aparat kepolisian setempat pun langsung berupaya untuk meredakan massa aksi yang terindikasi terus melakukan provokasi, terhadap peserta aksi deklarasi #2019GantiPresiden.

“Dengar! Baik kalian (ormas) ataupun mereka (peserta deklarasi) sama – sama tidak memiliki ijin untuk melakukan kegiatan ini disini, jadi semuanya bubar!” ujar salah satu petugas kepolisian Polrestabes Surabaya.

(Bobby – Surabaya)

Pos terkait