Datangi Lagi ke Graha Kepri, Buruh Batam Tuntut Upah Layak Tahun 2022

Batam,KPonline – Rabu, (26/01), berangkat dari titik kumpul para pekerja Kota Batam di simpang Panbil, sekitar Pukul 09.15Wib massa aksi yang mayoritas pekerja itu bergerak menuju kantor Gubernur Kepulauan Riau di Graha Kepulauan Riau Batam.

Mereka masih terus berupaya memperjuangkan agar kenaikan upah Kota Batam tahun 2022 ini, bisa sedikit mengimbangi tingginya kenaikan harga-harga kebutuhan hidup.

Bacaan Lainnya

Seperti yang diberitakan sebelumnya BPS sendiri mengeluarkan hasil perhitungannya untuk biaya hidup Kota Batam yang mencapai angka 7 jutaan. Ini tentunya sangat jauh dari upah minimum pekerja Kota Batam yang saat ini dijadikan patokan.

Sewajarnyalah para pekerja ini terus melakukan aksi-aksi turun ke jalan berharap pemerintah mau mendengar dan berpihak pada mereka untuk dapat merubah angka kenaikan upah agar para pekerja bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.

(Dion)

Tuntutan para pekerja yang mendatangi Kantor Gubernur Kepulauan Riau ini, adalah :
1. Batalkan UU No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja .
2. Tolak Revisi UU No. 12 Tahun 2011 Tentang Tata Cara Pembentukan Perundang-undangan.
3. Revisi SK Gubernur Tentang Upah Minimum Yang Berdasarkan PP No. 36 Tahun 2021.

Hingga berita ini ditulis para buruh Kota Batam tersebut masih melakukan orasi-orasinya.

Pos terkait