Dalam KKN, Mahasiswa UBP Edukasi Pengelolaan Sampah dan Dorong Pembentukan Bank Sampah di Desa Mekarmaya

Dalam KKN, Mahasiswa UBP Edukasi Pengelolaan Sampah dan Dorong Pembentukan Bank Sampah di Desa Mekarmaya

Karawang, KPonline-Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan (UBP) dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), menggelar sosialisasi pengelolaan sampah sekaligus memperkenalkan program pembentukan Lembaga Bank Sampah sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan di sejumlah sekolah di Desa Mekarmaya dan sekitarnya, yakni MIS Al-Hidayah, SMPN 1 Cilamaya, dan SDN Mekarmaya II. Rabu, (29/7). Sosialisasi ini menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa yang bertujuan menanamkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah sejak usia dini.

Bacaan Lainnya

Dalam giatnya, mahasiswa UBP memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, melakukan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, serta mengenalkan dampak positif pengelolaan sampah yang baik terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan sampah organik dan anorganik, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), hingga pentingnya membangun kebiasaan membuang sampah pada tempatnya. Edukasi tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi timbulan sampah melalui perubahan perilaku masyarakat.

Selama sosialisasi berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif berdiskusi, menjawab pertanyaan, serta berinteraksi dengan tim mahasiswa KKN UBP. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Selain memberikan edukasi di lingkungan sekolah, mahasiswa UBP juga memperkenalkan rencana pembentukan Lembaga Bank Sampah sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat. Melalui program ini, sampah yang memiliki nilai ekonomis diharapkan dapat dikelola secara lebih produktif sehingga tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Ketua KKN Mahasiswa UBP, Moch Augie Karom A, menegaskan bahwa keberhasilan pendirian Bank Sampah sangat bergantung pada kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Dalam usaha pendirian Bank Sampah di Desa Mekarmaya ini, tentunya kami mahasiswa UBP yang sedang melakukan KKN di Desa Mekarmaya tidak bisa bergerak tanpa bantuan dari warga desa dan aparatur desa. Dengan adanya sinergi dari semua pihak, proses pendirian Bank Sampah dapat berjalan secara maksimal. Kami berharap Bank Sampah ini dapat berhasil didirikan dan mampu memberikan manfaat bagi seluruh warga Desa Mekarmaya,” ujarnya.

Program pembentukan Bank Sampah ini juga diharapkan mampu menjadi sarana edukasi berkelanjutan bagi masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri dan bertanggung jawab. Melalui sistem tersebut, sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat dipilah, dikumpulkan, dan dimanfaatkan kembali sehingga memiliki nilai ekonomi.

Dengan terlaksananya sosialisasi di MIS Al-Hidayah, SMPN 1 Cilamaya, dan SDN Mekarmaya II, mahasiswa KKN UBP berharap terjalin sinergi yang kuat antara sekolah, masyarakat, pemerintah desa, dan perguruan tinggi dalam mewujudkan Desa Mekarmaya yang bersih, sehat, dan peduli lingkungan. Kehadiran Lembaga Bank Sampah diharapkan menjadi langkah nyata menuju sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus mendukung terciptanya budaya hidup bersih di tengah masyarakat.

Pos terkait