Buruh Sudah Selayaknya Memilih Partai Buruh

Batam, KPonline –  Ketua Exco Partai buruh Kepulauan Riau Alfitoni hadiri kegiatan beauty class buruh perempuan PUK SPEE FSPMI PT. Flextronics 25/9/2022 di OS Hotel Batam.

Dalam sambutanya Alfitoni memperkenalkan partai buruh kepada peserta kegiatan beauty class yang hadir sekitar 66 orang. Harapannya buruh perempuan dapat berperan aktif dalam mensukseskan verifikasi partai buruh oleh KPU. Buruh sudah selayaknya memilih partai buruh yang akan menjadi kendaraan kita untuk mempengaruhi kebijakan kedepanya.

Bacaan Lainnya

Alfitoni menjelaskan sejarah munculnya partai buruh. Itu semua dilatarbelakangi dengan munculnya UU cipta kerja atau omnibus law yang sangat merugikan kaum pekerja.

Hal yang merugikan pertama adalah kontrak kerja yang bisa di perpanjang hingga lima tahun. Dengan adanya undang-undang ini mustahil akan ada lagi karyawan yang di permanen. Selanjutnya tata cara perumusan upah minimum yang ada batasan atas dan batasan bawah.

“Semenjak adanya omnibus law UMK tidak pernah lagi naik lebih dari satu persen, padahal kalau memakai perhitungan KHL bisa naik hingga lima persen” Tegas Alfitoni ketika menjelaskan sejarah munculnya partai buruh.

Alfitoni lanjut menjelaskan hal yang merugikan selanjutnya yaitu masalah pemutusan hubungan kerja. Perkalian kali dua ketika terjadi pemutusan hubungan kerja hanya didapatkan oleh dua alasan saja, karena meninggal dunia atau sakit menahun.

Oleh karena itu, dengan adanya omnibus law ini artinya serikat buruh sudah kalah. Itulah alasanya kenapa serikat pekerja bergabung untuk membentuk partai buruh. Ada sebelas serikat pekerja dengan enam puluh federasi yang tergabung didalam partai buruh dan salah satunya adalah FSPMI sekaligus sebagai pencetus lahirnya partai buruh ini.

“Oleh karena itu sudah sepatutnya kita mendukung dan bergabung dengan partai burih ini agar kedepanya kita bisa ikut membuat kebijakan-kebijakan yang pro ke buruh” Ucap Alfitoni sembari menutup sambutanya.

Pos terkait