Buruh-buruh IST Kembali Menginap di Depan Gerbang Pabrik

  • Whatsapp

Bogor, KPonline – Aksi solidaritas terhadap buruh-buruh PT. Indopenta Sakti Teguh dan PT. Indoagung Multikreasi Ceramic Indonesia semakin meluas. Untuk sementara ini, aksi solidaritas hanya berasal dari buruh-buruh yang berada di wilayah Bogor dan sekitarnya. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan aksi solidaritas juga akan diberikan dari buruh-buruh lintas serikat pekerja/serikat buruh.

Hal ini berdasarkan keterangan dari Dani Andriyanto, Koordinator Area Garda Metal Bogor kawasan Gunung Putri dan Wanaherang. “Untuk sementara, kami dari Koordinator Area kawasan Gunung Putri dan Wanaherang, sudah memberikan instruksi internal kepada seluruh anggota Garda Metal Bogor yang ada di kawasan Gunung Putri dan Wanaherang, agar memberikan solidaritas kepada kawan-kawan PUK SPL-FSPMI PT. Indopenta Sakti Teguh, yang menginap didepan gerbang pabrik,” tutur Dani Andriyanto kepada Media Perdjoeangan.

Bacaan Lainnya

Aksi menginap buruh-buruh anggota PUK SPL-FSPMI PT. Indopenta Sakti Teguh didepan gerbang pabrik PT. Indopenta Sakti Teguh ini, merupakan aksi menginap untuk malam yang kedua. Berdasarkan pemantauan dan informasi yang dihimpun, aksi menginap didepan gerbang pabrik ini, sebenarnya tidak ingin mereka lakukan. “Kami terpaksa melakukannya, agar pihak Management perusahaan melihat aksi kami. Supaya mata hati mereka terbuka, bahwasanya kami buruh membutuhkan pekerjaan, sebagaimana dengan pihak perusahaan yang membutuhkan tenaga kami untuk menggerakan mesin-mesin. Kedua belah pihak saling membutuhkan, hanya saja memang saat ini pihak Management perusahaan meminta kami untuk menyepakati sebuah kesepakatan yang jelas-jelas akan merugikan kami. Untuk itu, jelas kami menolak kesepakatan tersebut,” jelas Heri Yulianto kepada Media Perdjoeangan.

Sempat diguyur hujan yang cukup deras, membuat sebagian buruh-buruh PT. Indopenta Sakti Teguh berlindung dari terpaan angin dan hujan. Sebagian besar yang lainnya, masih tetap bertahan didepan gerbang pabrik, dengan resiko kehujanan, sakit dan kedinginan.

Ditempat terpisah, Mulyana Ketua Divisi Aksi Garda Metal Bogor mengatakan bahwa, perundingan bipartit sudah seharusnya dilakukan. “Agar segera dicari solusi yang terbaik. Win-win solution bagi kedua belah pihak. Aksi spontanitas kawan-kawan PUK SPL-FSPMI PT. Indopenta Sakti Teguh juga sudah kami komunikasikan dan konfirmasikan kepada perangkat organisasi. Untuk menjaga kesolidan dan hubungan baik antara PUK dan perangkat organisasi,” ujar Mulyana, yang juga merupakan salah seorang pengurus Pimpinan Cabang SPL-FSPMI Bogor.

Hingga saat ini, belum ada tanggapam secara resmi dari pihak perusahaan terkait aksi menginap buruh-buruh PUK SPL-FSPMI PT. Indopenta Sakti Teguh. (RDW)

Pos terkait