Berani Mengambil Resiko, Bukan Menjadi Jiwa Penitip Nasib

Semarang, KPonline – Dengan mengusung tema “Berani Mengambil Resiko, Bukan Menjadi Jiwa Penitip Nasib” PUK SPAMK FSPMI PT. SAMI TF kembali mengadakan Pendidikan Dasar ( Diksar ) II untuk anggotanya yang baru saja bergabung yang bertempat di Hotel New Siliwangi jalan Mgr Soegiopranoto No. 61, Minggu (28/7/2019).

Ini adalah kali kedua Diksar yang dilaksanakan oleh Kepengurusan PUK terpilih periode 2018-2021 yang mana di komandoi oleh Waka Bid Organisasi Supriyono dan Waka Bid Pendidikan Pratomo Hadinata.

Bacaan Lainnya

Acara dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan Lagu Mars FSPMI dan Video Memorial pejuang buruh yang telah lebih mendahului dalam tampilan melalui slide. Peserta Diksar pun terlihat antusias dan penuh semangat dalam menyanyikan lagu tersebut serta suasana menjadi haru biru terlihat beberapa peserta meneteskan air mata ketika melihat tampilan video in memoriam.

Dalam sambutannya Sumartono selaku Ketua PUK SPAMK FSPMI PT SAMI TF menyampaikan harapan kepada peserta yang hadir dalam pendidikan dasar ini.

“Harapan kami, untuk yang sekarang berada disini meluangkan waktu di akhir pekan ini agar kawan-kawan mengerti dan paham pentingnya berserikat dan manfaat dari berserikat,” tandasnya.

Selama mengikuti acara pendidikan dasar, para peserta begitu serius mendengarkan dan memperhatikan materi demi materi yang disampaikan oleh para tutor. Hal ini dapat terlihat dari berbagai tanggapan dari para peserta setelah mengikuti pendidikan dasar tersebut.

“Alhamdulillah, saya senang sekali, karena menjadi tahu apa saja yang didalamnya FSPMI, mengerti susah senangnya jadi anggota dan tentu saja perjuangan serta jerih payah ketua dan pengurus serikat,” ungkap Luluk yang menjadi salah satu peserta.

Senada dengan Luluk, bagi Azam peserta pendidikan dasar yang lain menyampaikan kesannya.

“Dengan mengikuti pendidikan dasar ini kita jadi lebih tahu apa yang menjadi hak dasar pekerja yang selama ini yang kita tahu hanya upah saja,” jelasnya.

Diakhir acara ditutup dengan doa bersama dan panitia beserta peserta melakukan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan. (BDY)

Pos terkait