Begini Cara PUK SPAMK FSPMI PT PEMI WH-AW Peringati Hari Kartini

  • Whatsapp

Tangerang, KPonline – Sabtu, 21 April 2018 adalah bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Bidang perempuan PUK SPAMK FSPMI PT PEMI WH-AW memperingatinya dengan menyelenggarakan berbagai acara lomba. Diantaranya lomba baca puisi, menyanyi lagu perjuangan dan fashion shpw pakaian kebaya.

Acara dimulai dengan bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu mars FSPMI serta lagu Ibu Kartini.

Anik Wijayati selaku ketua panitia menyampaikan, bahwa peringatan hari Kartini tahun ini panitia mengambil tema: “DENGAN SEMANGAT KARTINI KITA WUJUDKAN CUTI MELAHIRKAN 14 MINGGU.”

“Mudah-mudahan ini bukan hanya tema saja. Namun menjadikan niat perjuangan agar hak perempuan terkait cuti haid bisa terealisasi dengan cepat di tempat kita bekerja,” ujarnya.

Sambutan berikutnya oleh perwakilan PUK yang dalam kesempatan ini di wakili oleh Munifah.

“Ketua dan pengurus PUK sangat mensupport kegiatan Bidang Perempuan dalam memperingati hari Kartini. Dengan harapan pekerja/buruh perempuan khususnya di tempat kita bekerja paham dan mengerti akan hak-haknya sehingga tidak ada lagi intimidasi terhadap buruh perempuan,” tutur Munifah.

Sambutan dilanjutkan oleh Mundiah. Dia menjelaskan lebih detail akan maksud dan tujuan dari tema acara peringatan hari kartini tahun ini.

Di sela-sela sambutan, Mundiah memberikan pertanyaan ke peserta lomba sehinggga acara ini terasa lebih meriah karena yang bisa menjawab akan mendapatkan hadiah.

Bicara tentang sosok Kartini, semua masyarakat Indonesia khususnya perempuan banyak yang sudah mengerti dan paham apa yang menjadi cita-cita dan perjuangan dari Kartini.

Perjuangan Kartini tentang emansipasi wanita sangatlah besar pengaruhnya bagi perempuan di Indonesia.

Di era modern sekarang ini peranan perempuan sangatlah penting, terbukti banyaknya pekerja buruh perempuan yang memegang kendali langsung jalannya produktifitas di masing-masing pabrik.

Di sisi lain walaupun sudah banyaknya pekerja buruh perempuan di seluruh pabrik namun para pekerja buruh perempuan ini tak luput dari diskriminasi di tempat kerjanya masing-masing. Artinya bukan perkara mudah ketika buruh perempuan berani menyuarakan akan hak-hak pekerja perempuan, dia harus kuat mental dan fisik demi di dengarnya tuntutan buruh perempuan.

Masih tentang Kartini, peringatan Hari Kartini di zaman milenia saat ini lebih banyak di peringati dengan berbagai cara, seperti apa yang di selenggarakan oleh Bidang Perempuan PUK SPAMK FSPMI PEMI WH-AW yaitu dengan acara beberapa perlombaan.

Selamat dan spirit untuk para Kartini masa kini.

“Selamat Hari KARTINI”

Semoga para kaum wanita bisa menjadi wanita hebat.

Kontributor: (Ovlost)