Bang Oji Menyapa, Malam Minggu Bersama Warga

  • Whatsapp

Babelan, KPonline – Sabtu malam (1/9) M Nurfahroji SH dan relawan Jamkeswatch kembali bergerak menyapa warga kabupaten Bekasi, difasilitasi oleh seorang relawan Jamkeswatch, Eko Lesdianto kali ini bertempat di kavling Jati RT. 05/015 kelurahan Kebalen, kecamatan Babelan. Seperti biasa M Nurfahroji melakukan sosialisasi terkait Jaminan Kesehatan Nasional.

Bacaan Lainnya

Dalam sosialisasi tersebut M Nurfahroji SH (bang oji) memaparkan apa itu relawan Jamkeswatch itu, “Karna banyak dari masyarakat yang beranggapan bahwa kami ini adalah orang BPJS, di sampaikan di sini bahwa kami adalah relawan Jamkeswatch yang bertugas sebagai team pengawas jaminan kesehatan nasional (JKN) sebagai fungsi kontrol dijalankannya Undang Undang tentang Jaminan Kesehatan Nasional.”

“Karena memang dalam proses perjalanannya, dijalankannya jaminan kesehatan nasional ini masih banyak kendala. baik pelayanan, fasilitas medis maupun terkait jaminan kesehatan nasional yang di miliki oleh masyarakat atau peserta jaminan kesehatan nasional.” papar bang Oji, sebutan akrab untuk bakal calon anggota legislatif DPRD kabupaten Bekasi dari partai Gerindra ini.

Lebih lanjut setelah perkenalan dan pemaparan terkait JKN dan BPJS, bang Oji membuka ruang untuk langsung berdiskusi terkait permasalahan permasalahan atau kendala yg sering di alami oleh masyarakat.

Salah satu warga yang menyampaikan keluhan terkait pelayanan di salah satu RS yg pernah dialami nya sebulan lalu bahwa saat anak nya sakit kemudian di bawa ke IGD namun dari pihak RS menyatakan untuk ruang perawatan di nyatakan penuh bahkan sudah mencari ke RS lain semua menyatakan ruang perawatan penuh tetapi setelah dari pihak keluarga memberikan jaminan berupa asuransi swasta ruangan tersebut ada dan pasien bisa masuk dalam perawatan.

Pria yang aktif sebagai pejuang buruh ini juga menyampaikan pentingnya pengetahuan masyarakat tentang aturan yang ada dalam program jaminan kesehatan nasional sehingga tidak mudah dibohongi dengan praktek praktek curang oleh oknum fasilitas kesehatan (faskes) maupun oknum rumah sakit. Oleh karena itu pada kesempatan ini Bang Oji juga menyerahkan buku saku kepada perwakilan warga agar bisa digunakan sebagai pegangan bisa sewaktu waktu mengalami kesulitan dalam hal advokasi kesehatan.

(Fai/jim).

Pos terkait