Arsali, Seorang Petani yang Siap Berjuang Bersama Partai Buruh

Bekasi, KPonline – Arsali adalah seorang Petani Garapan sawah milik orang. Arsali yang berasal dari Pandeglang Banten ini hanya lulusan SMP pada tahun 1993.

Sejak kecil Arsali memang terbiasa disuruh menggarap lahan membantu orangtuanya yang juga menjadi buruh tani. Pada Hari Tani Nasional dia ikut hadir saat SPI (Serikat Petani Indonesia) bersama Partai Buruh menggelar aksi di dekat Istana Negara.

Banyak harapan pada Partai Buruh agar Petani bisa diperhatikan terutama Harga Pupuk yang tinggi. Arsali juga turut Menolak Kenaikan Harga BBM, karena dampak tersebut sangat memberatkan rakyat kecil yang sedang mulai bangkit akibat terpuruk pasca Pandemi.

Arsali memiliki 5 orang anak dengan pengorbanannya sebagai Buruh Tani untuk menafkahi hingga menyekolahkan ke 5 anaknya.

“Alhamdulillah walau hanya SMA dua anak saya sudah lulus, tidak seperti saya hanya tamatan SMP,” ucap Arsali.

Arsali juga memberi alasan ketika ditanya oleh Awak Media Perdjoeangan tentang kehadirannya di acara Hari Tani Nasional pada Minggu (24/09/2022).

“Saya gabung di SPI (Serikat Petani Nasional) sudah lebih dari setahun, Alhamdulillah kepentingan petani seperti diakomodir, apalagi setelah gabung dengan Partai Buruh, saya merasa kekuatan kita semakin besar, karena Partai Buruh yg bentuk salah satunya adalah SPI bersama elemen yang lain,” kata dia.

“Saya juga berharap dan mendoakan semoga Partai Buruh bisa lolos dan ikut Pemilu 2024 agar bisa menjadi suara Rakyat kecil yang terdzolimi,” tutup Arsali penuh harap. (Ocha)