Apindo Subang Ajukan Kenaikan UMK 1%

Subang, KPonline – Hingga pukul 17:00 WIB, rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Subang belum juga menemukan kesepakatan. Ratusan massa aksi pun tetap bertahan bahkan sepakat menginap sampai membuahkan hasil yang diharapkan. Namun pihak aparat kepolisian menghimbau kepada ratusan massa aksi, untuk membubarkan diri dengan tertib, karena alasan waktu unjuk rasa telah selesai. 

Pihak kepolisian pun berkoordinasi dengan koordinator lapangan dari masing-masing serikat pekerja/serikat buruh. Dan disepakati bahwa untuk pengawalan selanjutnya beberapa satgas dan perwakilan pengurus serikat pekerja/serikat buruh, diperbolehkan berada di lokasi aksi. Hingga akhirnya, pada pukul 18:30 WIB, perwakilan Dewan Pengupahan Kabupaten Subang dari unsur buruh/pekerja, keluar dari gedung Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang. Mereka memaparkan hasil perundingan kepada buruh yang masih mengawal rapat. 

“Rapat berlangsung sangat alot karena pernyataan pembukaan dari pihak Apindo Subang tidak mau ada kenaikan upah minimum di 2021. Sehingga pada saat jeda rapat kami melakukan lobi-lobi kepada Apindo. Dalam tahapan lobi-lobi tersebut, pihak Apindo hanya mengeluarkan angka persentase sebesar 1% dari upah minimum 2020,” ucap Ginting, perwakilan Dewan Pengupahan Kabupaten Subang dari unsur buruh SPSI. 

“Kami anggap angka persentase sebesar 1% ini tidak berdasar. Karena beberapa kota lain pun merekomendasikan berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan atau inflasi. Dan ketika rapat dilanjutkan Apindo tetap dengan angka persentase tersebut. Padahal kami sudah mengusulkan kenaikan minimal Rp. 150.000,- atau setara dengan 5,23% yang tadinya dalam tuntutan kami di awal rapat sebesar 8,71%. Rapat hari ini belum ada titik temu, dan kami anggap belum mufakat. Kami usulkan voting namun Apindo menolaknya,” lanjutnya.

Saat di hubungi Media Perdjoeangan, Yudi Guntara selaku perwakilan Dewan Pengupahan Kabupaten Subang dari unsur buruh FSPMI pun menjelaskan. “Apindo menolak mengikuti Tata Tertib Rapat kalau dilakukan voting memakai persentase. Hari ini kami anggap belum selesai, rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Subang, akan dilanjutkan kembali besok, Rabu 18 November 2020 pukul 09:00 WIB di kantor Disnakertrans,” jelas Yudi Guntara. (Daeng Ismar/Editor : RDW/Foto : Daeng Ismar)