Bekasi, KPonline – Pimpinan Cabang (PC SPAMK FSPMI) Kabupaten dan Kota Bekasi menggelar agenda Konsolidasi Bidang Pendidikan pada Kamis, 9 Juli 2026. Pertemuan penting ini diselenggarakan di aula KC FSPMI Kab./Kota Bekasi yang beralamat di Jalan Yapink Putra No. 11, Tambun, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Konsolidasi ini menjadi momentum penguatan organisasi dengan dihadiri oleh sedikitnya 120 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai Pimpinan Unit Kerja (PUK) di wilayah Bekasi. Kehadiran ratusan peserta ini mencerminkan tingginya antusiasme dan komitmen anggota dalam memajukan mutu serta kapasitas keilmuan serikat pekerja.
Acara resmi dibuka oleh Miftahudin, yang bertindak sebagai pembuka jalan jalannya konsolidasi. Dalam sambutan pengantarnya, ia menekankan bahwa konsolidasi ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wadah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat fondasi pergerakan buruh melalui jalur edukasi.
Memasuki sesi sambutan, Sunariadi selaku Bendahara PC SPAMK FSPMI Kab./Kota untuk memberikan pandangannya. Dalam penyampaiannya, ia menggarisbawahi betapa krusialnya aspek pendidikan bagi seluruh anggota FSPMI, karena kapasitas intelektual yang mumpuni akan menjadi modal utama buruh dalam menghadapi dinamika industrial yang kian kompleks.
Sambutan kedua dilanjutkan oleh Fathurrohman, Wakil Ketua Bidang (Wakabid) Pendidikan PC SPAMK FSPMI Kab./Kota Bekasi. Ia memaparkan laporan perkembangan mengenai program kerja bidang pendidikan yang telah sukses berjalan, salah satu capaian utamanya adalah pelaksanaan Sekolah Buruh Batch 1 yang mendapat respons positif dari kader.
Melanjutkan estafet pemaparan, Marsiman selaku Wakil Sekretaris Bidang (Wasekbid) Pendidikan memberikan pengarahan taktis mengenai rencana strategis ke depan. Fokus utama yang ia sampaikan adalah persiapan matang untuk meluncurkan program kerja lanjutan, yakni Sekolah Buruh Batch 2, yang dirancang untuk memperluas jangkauan kaderisasi.
Melalui konsolidasi ini, PC SPAMK FSPMI Kab./Kota Bekasi berharap seluruh lini organisasi dapat semakin solid dan bersinergi dalam menyukseskan program-program pendidikan edukatif tersebut. Langkah estafet dari Batch 1 ke Batch 2 ini diharapkan mampu mencetak kader-kader buruh yang tidak hanya militan, tetapi juga cerdas dan berwawasan luas. (Jay Mujazim)