12 Kab/Kota di Jatim ini Diusulkan Akan Dinaikkan Upahnya

12 Kab/Kota di Jatim ini Diusulkan Akan Dinaikkan Upahnya

Posted by

Sidoarjo KPonline – Disparitas Upah di Jawa Timur menjadi persoalan serius yang harus segera diselesaikan oleh Pemerintah,karena menyangkut kesejahteraan rakyat serta untuk menghilangkan keserakahan korporasi yang ada.

2018 ini jarak kesenjangan upah pekerja yang berada di Ring I dan diluar Ring I sudah mencapai 130 % – 150 % ,sebagai contoh jika di Ring I ,Upah sudah berada di besaran 3,5 juta diluar Ring I masih ada yang upahnya hanya sebesarĀ  1,5 Juta.

Oleh karenanya Gubernur Jawa Timur Soekarwo membentuk Tim 12 yang terdiri dari berbagai elemen SP/SB di Jatim untuk bisa menyelesaikan persoalan ini dimana dalam rapat pada Mei lalu berhasil merumuskan revisi Pergub 75/2017 tentang Upah Minimum Kab/Kota untuk menaikkan upah di beberapa kota dengan kisaran 200 ribu hingga 600 ribu.

Upaya ini tentunya terkendala ketentuan Pemerintah Pusat dimana kenaikan UMK tiap tahun sudah diatur dalam PP78/2015,karenanya pada hari ini 10/07/2018 ,Tim 12 terbang ke Jakarta untuk menghadap Staff Kepresidenan RI guna membahas hal ini.

Ditemui oleh Kepala Kantor Staff Presiden Moeldoko ,Tim 12 menyampaikan bahwa jika menggunakan PP78/2015,khususnya di Jawa Timur justru akan menimbulkan kesenjangan upah yang tinggi antara Daerah Ring I (Surabaya,Gresik,Sidoarjo,Kab Mojokerto,Kab Pasuruan) dengan Daerah luar Ring I.

Moeldoko menerima aspirasi ini dan akan menyampaikannya kepada Presiden.

Pada beberapa saat lalu dalam agenda Halal Bihalal FSPMI di Surabaya, Sekjen DPW FSPMI Jatim Jazuli menyatakan bahwa apapun hasil dari Jakarta ,FSPMI akan memulai perjuangan Disparitas Upah ini dengan jalan Aksi Demonstrasi hingga dipenuhinya tuntutan ini.

Seperti yang telah di beritakan sebelumnya maka berikut 12 Kab/Kota yang diusulkan untuk penambahan besaran upahnya :

1. Kota Mojokerto ditambah kenaikan Rp. 500.000,00
2. Kabupaten Lamongan ditambah kenaikan Rp. 500.000,00
3. Kota Pasuruan ditambah kenaikan Rp. 450.000,00
4. Kabupaten Trenggalek ditambah kenaikan Rp. 250.000,00
5. Kabupaten Magetan ditambah kenaikan Rp. 200.000,00
6. Kabupaten Ponorogo ditambah kenaikan Rp. 200.000,00
7. Kabupaten Pacitan ditambah kenaikan Rp. 200.000,00
8. Kabupaten Probolinggo ditambah kenaikan Rp. 600.000,00
9. Kabupaten Nganjuk ditambah kenaikan Rp. 500.000,00
10. Kabupaten Tuban ditambah kenaikan Rp. 400.000,00
11. Kabupaten Banyuwangi ditambah kenaikan Rp. 300.000,00
12. Kabupaten Jember ditambah kenaikan Rp. 200.000,00

(Khoirul Anam/Sidoarjo)

Facebook Comments

Comments are closed.