Bandung, KPonline – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mengunjungi salah satu pabrik sepatu lokal di Bandung, Senin (14/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung potensi industri alas kaki nasional dalam memperluas pasar, khususnya ke mancanegara.
Dalam kunjungannya, Wamendag menilai industri sepatu lokal memiliki peluang besar untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat ekspor produk Indonesia.
Kemendag mendorong para pelaku usaha agar tidak hanya mengandalkan pasar domestik, tetapi mulai lebih agresif mencari peluang ekspor dan memperluas jaringan pembeli di berbagai negara.
Salah satu fasilitas yang dapat dimanfaatkan pengusaha adalah keberadaan Atase Perdagangan Indonesia serta Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) yang tersebar di 33 negara.
Melalui jaringan tersebut, pelaku usaha dapat memperoleh informasi mengenai pasar potensial, tren permintaan, hingga peluang menemukan buyer atau calon pembeli dari luar negeri.
“Pengusaha lokal harus memanfaatkan jaringan perdagangan Indonesia di luar negeri untuk mencari buyer dan membuka pasar-pasar baru,” menjadi salah satu dorongan Kemendag dalam pengembangan industri alas kaki.
Penguatan industri sepatu lokal dinilai penting karena sektor ini tidak hanya berkaitan dengan perdagangan dan ekspor, tetapi juga menyangkut penyerapan tenaga kerja dan keberlangsungan industri manufaktur dalam negeri.
Dengan dukungan pemerintah, peningkatan kualitas produk, serta keberanian pelaku usaha masuk ke pasar global, industri alas kaki Indonesia diharapkan mampu semakin kompetitif dan menjadikan produk lokal sebagai pilihan di pasar internasional.