Usai Keliling Kawasan, Massa Aksi Lakukan Reuni di Jembatan Eks Omah Buruh

Usai Keliling Kawasan, Massa Aksi Lakukan Reuni di Jembatan Eks Omah Buruh

Bekasi, KPonline – Buruh anggota Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bekasi melakukan reuni di jembatan yang dulu dikenal sebagai Omah Buruh, Kamis (4/7).

Sebelum berkumpul di jembatan eks Omah Buruh, massa yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) terlebih dahulu melakukan konvoi keliling kawasan EJIP, menyuarakan tuntutan aksi unjuk rasa.

Informasi yang dihimpun Koran Perdjoeangan menyebutkan bahwa massa aksi unjuk rasa menunggu mobil komando (mokom) dari kawasan MM2100. Bersama-sama, mereka menuju kantor Bupati Bekasi dengan membawa lima tuntutan utama:

1. Cabut PP 21 tahun 2024 tentang Tapera.
2. Cabut Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja.
3. Hapus outsourcing dan tolak upah murah.
4. Tegakkan Perda No.4 tahun 2016 tentang Ketenagakerjaan.
5. Segera bangun gedung PHI di Kabupaten Bekasi.

Hidayah, Ketua Forum EDH, dari atas komando meneriakkan bahwa hari ini buruh Bekasi reuni di jembatan untuk menunggu buruh lain dari kawasan MM2100.

“Selain menunggu kawan dari MM2100, karena Omah Buruh baru belum layak untuk berkumpul,” kata Hidayah.

Terlihat hadir di lokasi antara lain Pangkorda Garda Metal Bekasi Supriyatno, Koordinator Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) Sarino, orator ulung Amir Mahfudz, dan para pimpinan lainnya di atas mobil komando.

Hingga berita ini dirilis, massa aksi masih bertahan di jembatan eks Omah Buruh.

(Yanto)