Tolak PP Pengupahan, Sore ini buruh Jabodetabek akan Konvoi Keliling Kawasan Industri

  • Whatsapp

Jakarta,KPOnline- Puluhan ribu buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Indonesia sore ini selepas jam kerja akan melakukan aksi sosialisasi mogok nasional dan penolakan PP Pengupahan dengan cara membagikan selebaran/leaflet berisi tuntutan buruh dan melakukan konvoi keliling kawasan-kawasan industri yang ada di Jabodetabek.

Gerakan Buruh Indonesia yang terdiri dari KSPI bersama KSPSI AGN,KSBSI,KPBI,SPN,FSPMI,dan 60 federasi serikat pekerja lainnya yang tergabung dalam Komite Aksi Upah (KAU) dan beranggotakan puluhan juta buruh telah memutuskan melakukan perlawanan diseluruh Indonesia untuk menolak formula kenaikan upah minimum yakni inflasi+PDB,menolak RPP Pengupahan,dan memperjuangkan kenaikan upah minimum (UMP/K) 2016 berkisar 22%-25% melalui aksi besar-besaran dan bergelombang terus menerus serta mimbar rakyat sedari Oktober – Desember 2015.

Bacaan Lainnya

IMG-20151026-WA0027
“Aksi ribuan buruh ini akan dilakukan setiap hari dimulai dari 24 Oktober aksi dilakukan oleh KPBI di Istana negara, 26 Oktober konvoi buruh di kawasan industri se Indonesia,”Kata Said Iqbal dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (24/10/2015).

Said mengatakan, aksi buruh di kawasan nanti akan dilakukan di Pulo Gadung,KBN Cakung,MM 2100,Jababeka,Ejip,KIIC Karawang, Ngoro Sidoarjo,PIR Pasuruan,KIM Medan serta di kawasan Cikupa Tangerang dll.

“27 Oktober buruh SPN juga akan aksi di Istana negara serta tanggal 28 Oktober KSBSI dan buruh tekstil juga akan melakukan aksi di Istana negara.”Ungkapnya.

“Tak hanya di Istana Negara, pada tanggal 28-30 Oktober nanti aksi juga akan dilakukan oleh Serikat pekerja jalan tol juga akan melakukan aksi dengan menutup tol di seluruh Jabodetabek.”Tambahnya.

Selain ditanggal tersebut, lanjut Said, pada tanggal 29 Oktober akan diadakan Mimbar rakyat dan pada tanggal 30 Oktober 50 ribu buruh KSPI dan KSPSI juga akan melakukan aksi di Istana negara.

“Sepanjang November aksi buruh di masing- masing kantor Bupati dan Gubernur akan terus dilakukan selain itu juga akan melumpuhkan kawasan Industri & Pelabuhan.”Tegasnya.

“Dan nanti puncaknya pada Desember Mogok Nasional akan dilakukan oleh 5 juta buruh di 200 kab/kota.”Pungkasnya

Pos terkait