Tolak Impor Beras, Ribuan Buruh Bergerak ke Kementerian Perdagangan

  • Whatsapp

Jakarta, KPonline – Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mulai  bergerak menuju Kementerian Perdagangan, Senin (1/10/2018).

Dalam aksinya, buruh meminta agar impor beras dihentikan.

“Kami akan melawan mafia impor dan mendesak pemerintah untuk membangun ketahanan pangan dan energi nasional,” ujar Said Iqbal.

“Buruh juga meminta turunkan harga barang dan listrik, serta jangan impor,” lanjutnya.

Adapun isu lain yang diangkat adalah menolak pertemuan IMF-World Bank di Bali yang dinilai buruh menghambur-hamburkan uang APBN. Keberadaan IMF – World Bank, menurut Iqbal, tidak dibutuhkan oleh Indonesia maupun dunia.

“Kami juga menolak rekomendasi IMF – World Bank yang ingin menghapuskan upah minimum dan membebaskan penggunaan buruh outsourcing sebebas bebasnya,” ujar Iqbal.