Tahlil Dan Pembacaan Doa Bersama 40 Hari (almh) Ika Liviana Gumay

Jakarta, KPonline – Tidak terasa, sudah 40 hari lamanya kepergian (almh) Ika Liviana Gumay meninggalkan kita semua. Sudah begitu banyak ungkapan duka yang cukup mendalam dari berbagai kalangan. Baik dari pihak keluarga, kerabat dekat, sahabat bahkan tidak sedikit para pemangku kebijakan dan para pejabat. Merasakan kehilangan seseorang yang cukup penting, tidak hanya bagi Said Iqbal Presiden FSPMI-KSPI sebagai seorang suami, akan tetapi ada begitu banyak anggota FSPMI-KSPI yang juga merasakan kehilangan sosok almarhumah.

Bacaan Lainnya

Dan untuk menghormati sekaligus mendoakan kepergian (almh) Ika Liviana Gumay, maka pada Senin 26 Agustus 2019, bertempat dirumah orang tua dari (almh) Ika Liviana Gumay, Jalan Bakti RT 005 RW 09 Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur, diselenggarakan pembacaan doa bersama dan tahlil. Rumah orang tua dari (almh) Ika Liviana Gumay sendiri, berjarak tidak seberapa jauh dari rumah kediaman Said Iqbal.

Nampak hadir dalam acara pembacaan doa bersama dan tahlil kali ini, Pengurus DPP FSPMI, Pengurus DPP KSPI, beberapa orang kawan-kawan aktivis buruh FSPMI-KSPI, Pengurus PC dan KC FSPMI dari berbagai daerah dan beberapa orang anggota Garda Metal juga hadir dan turut serta membantu dalam acara pembacaan doa bersama dan tahlil yang digelar ba’da sholat Isya’ ini.

 

Pembacaan doa bersama dan tahlil dibuka dengan sepatah dua patah kata dari perwakilan pihak keluarga (almh) Ika Liviana Gumay. “Ucapan terima kasih yang tak terhingga atas bantuan moriil maupun materiil dari berbagai pihak. Sehingga bisa terlaksananya acara pada malam ini,” ungkap salah seorang perwakilan dari pihak keluarga (almh) Ika Liviana Gumay.

Said Iqbal sendiri datang ketika acara baru akan dimulai. Beliau menyapa dan menyalami setiap orang yang hadir. “Atas nama almarhumah istri saya Ika Liviana Gumay, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Mohon dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya kepada tetangga, sahabat dan kerabat jika ada kesalahan khilaf dan dosa yang pernah diperbuat oleh almarhumah. Baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja,” tutur Said Iqbal dihadapan seluruh jamaah tahlil dan pembacaan doa bersama 40 hari kepergian (almh) Ika Liviana Gumay. (RDW)

Pos terkait