Supriyanto Apresiasi Capaciity Building PC SPLP FSPMI Morowali: Pengurus Harus Militan, Kompeten dan Berdaulat

Supriyanto Apresiasi Capaciity Building PC SPLP FSPMI Morowali: Pengurus Harus Militan, Kompeten dan Berdaulat

Morowali, KPonline – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) SPLP FSPMI, Supriyanto, mengapresiasi langkah Pimpinan Cabang (PC) SPLP FSPMI Morowali yang menggelar kegiatan capaciity building bagi jajaran pengurus serikat pekerja pada Minggu, 20 September 2026

Menurut Supriyanto, kegiatan capaciity building merupakan bagian penting dalam membangun organisasi serikat pekerja yang kuat. Pengembangan kapasitas tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pengetahuan, tetapi juga menyangkut keterampilan, sikap, karakter, serta kemampuan pengurus dalam menjalankan fungsi organisasi secara efektif.

“Capaciity building ini sangat penting. Pengurus serikat pekerja harus terus meningkatkan kapasitasnya, baik dalam pengetahuan, keterampilan maupun sikap. Dengan begitu, organisasi akan mampu menghadapi berbagai tantangan dan perubahan yang terjadi di dunia ketenagakerjaan,” ujar Supriyanto.

Ia menilai, tantangan perjuangan buruh semakin kompleks. Karena itu, dibutuhkan pengurus yang tidak hanya memiliki keberanian dalam memperjuangkan kepentingan anggota, tetapi juga memiliki kemampuan membaca persoalan, membangun komunikasi, melakukan negosiasi, serta mengambil keputusan berdasarkan kepentingan organisasi dan anggota.

Supriyanto juga menekankan pentingnya membangun kader dan pengurus yang militan, kompeten, dan berdaulat.

“Militan berarti memiliki semangat perjuangan dan tidak mudah menyerah. Kompeten berarti memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai. Sedangkan berdaulat berarti organisasi mampu menentukan sikap dan arah perjuangannya berdasarkan kepentingan anggota,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi proses pembelajaran yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Organisasi yang besar harus dibangun oleh orang-orang yang terus belajar. Karena itu, peningkatan kapasitas pengurus harus menjadi bagian dari budaya organisasi,” tambahnya.

Sementara itu, pelaksanaan capaciity building PC SPLP FSPMI Morowali diharapkan dapat memperkuat soliditas jajaran pengurus sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan perjuangan terhadap anggota.

Dengan kapasitas pengurus yang semakin kuat, organisasi diharapkan mampu menghadapi berbagai dinamika hubungan industrial secara lebih terukur, efektif, dan tetap berpihak pada kepentingan kesejahteraan anggota.

“Pengurus yang terus belajar akan melahirkan organisasi yang terus berkembang. Dan organisasi yang kuat adalah organisasi yang mampu memperjuangkan kepentingan anggotanya secara nyata.”