MUSCAB VI PC SPLP FSPMI BOGOR TUNTASKAN KONSOLIDASI, SUPRI IZHAR PIMPIN PERIODE 2026–2031

MUSCAB VI PC SPLP FSPMI BOGOR TUNTASKAN KONSOLIDASI, SUPRI IZHAR PIMPIN PERIODE 2026–2031

Bogor, KPonline—Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Logam dan Pertambangan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PC SPLP FSPMI) Kabupaten/Kota Bogor menuntaskan Musyawarah Cabang (Muscab) VI pada Sabtu, 19 September 2026. Forum organisasi ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesinambungan perjuangan sekaligus menata kekuatan organisasi menghadapi tantangan ketenagakerjaan lima tahun ke depan.

Muscab VI bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan. Forum ini menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh elemen organisasi untuk menyatukan langkah, memperkuat barisan, dan memastikan roda perjuangan PC SPLP FSPMI Kabupaten/Kota Bogor terus bergerak.

Melalui proses musyawarah, Supri Izhar ditetapkan sebagai Ketua PC SPLP FSPMI Kabupaten/Kota Bogor periode 2026–2031. Mandat tersebut menempatkan Supri Izhar bersama jajaran pengurus baru pada tanggung jawab untuk menjalankan amanah organisasi dan memperjuangkan kepentingan anggota.

Dalam menjalankan kepemimpinannya, Supri Izhar didampingi lima Wakil Ketua, yakni Aziz Eka Prasetya sebagai Wakil Ketua 1, Devi Fahlevi Azhari sebagai Wakil Ketua 2, Masyim Basuki sebagai Wakil Ketua 3, Anwar Hidayattulloh sebagai Wakil Ketua 4, dan Isna Yunani sebagai Wakil Ketua 5.

Sementara itu, posisi Sekretaris dipercayakan kepada Mulyana. Ia akan didampingi lima Wakil Sekretaris, yaitu Bukhari Muslim sebagai Wakil Sekretaris 1, Dwi Iswahyudi sebagai Wakil Sekretaris 2, Muhammad Ismail sebagai Wakil Sekretaris 3, Lukman Nulhakim sebagai Wakil Sekretaris 4, dan Lati Nurlaeni sebagai Wakil Sekretaris 5.

Untuk posisi Bendahara, Muscab VI menetapkan Nurdin. Susunan tersebut melengkapi jajaran kepengurusan PC SPLP FSPMI Kabupaten/Kota Bogor periode 2026–2031.

Kepengurusan baru ini membawa mandat organisasi yang tidak ringan. Di tengah dinamika hubungan industrial dan berbagai persoalan ketenagakerjaan, kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh soliditas dan keberanian seluruh perangkat organisasi dalam menjalankan amanah.

Karena itu, konsolidasi menjadi pekerjaan penting setelah Muscab VI. Penguatan koordinasi antara PC, PUK, dan anggota menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun organisasi yang semakin kuat dan responsif terhadap persoalan pekerja.

Setiap persoalan yang dihadapi anggota membutuhkan organisasi yang hadir. Bukan hanya ketika terjadi perselisihan, tetapi juga dalam membangun kesadaran, memperkuat komunikasi, meningkatkan kapasitas anggota, dan memastikan perjuangan dilakukan secara terorganisir.

PC SPLP FSPMI Kabupaten/Kota Bogor periode 2026–2031 juga dihadapkan pada tantangan untuk menjaga kekompakan di tengah perubahan dunia kerja. Perubahan pola hubungan industrial, kebijakan ketenagakerjaan, hingga dinamika di masing-masing perusahaan membutuhkan strategi organisasi yang semakin terukur.

Muscab VI menjadi titik awal bagi jajaran pengurus baru untuk menyusun langkah dan program kerja organisasi. Mandat yang diberikan melalui forum musyawarah harus diterjemahkan menjadi kerja nyata yang dapat dirasakan oleh anggota.

Bagi organisasi pekerja, kepengurusan bukan sekadar jabatan. Setiap posisi merupakan amanah dan tanggung jawab untuk menjaga kepentingan anggota serta memastikan perjuangan tetap berjalan sesuai garis organisasi.

Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2031, PC SPLP FSPMI Kabupaten/Kota Bogor menegaskan keberlanjutan perjuangan organisasi. Regenerasi kepemimpinan menjadi bagian dari proses untuk menjaga organisasi tetap hidup, bergerak, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Kini, mandat Muscab VI telah berada di tangan kepengurusan baru. Saatnya menyatukan langkah, memperkuat barisan, dan bekerja untuk kepentingan anggota. Sebab perjuangan tidak berhenti pada selesainya Muscab, tetapi justru dimulai setelah mandat diberikan.

Selamat kepada Supri Izhar dan seluruh jajaran pengurus PC SPLP FSPMI Kabupaten/Kota Bogor periode 2026–2031. Jalankan amanah, rapatkan barisan, kuatkan organisasi, dan terus perjuangkan kepentingan pekerja.