Bogor, KPonline – Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Automotif, Mesin dan Komponen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PC SPAMK FSPMI) Kabupaten/Kota Bogor menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI di Taman Palem Resort, Bogor, pada 19-20 September 2026.
Muscab VI ini menjadi forum tertinggi di tingkat cabang untuk mengevaluasi perjalanan organisasi periode 2021-2026, merumuskan program kerja 2026-2031, serta memilih kepengurusan baru yang akan menjadi nahkoda perjuangan pekerja automotif di wilayah Bogor.
Hadir dalam pembukaan tersebut Ketua Umum Pimpinan Pusat SPAMK FSPMI Khaerul Bakri, jajaran Pimpinan Pusat SPAMK, Konsulat Cabang FSPMI Kabupaten/Kota Bogor, serta puluhan delegasi PUK SPAMK FSPMI dari perusahaan-perusahaan otomotif, mesin dan komponen se-Kabupaten dan Kota Bogor.
Dalam sambutannya, Ketua PC SPAMK FSPMI Kabupaten/Kota Bogor, Edi Prabowo menegaskan bahwa Muscab VI ini digelar dalam situasi yang tidak mudah bagi pekerja.
Menurutnya, industri otomotif saat ini tengah berada di persimpangan jalan. Di satu sisi ada ketidakpastian ekonomi global, di sisi lain ada praktik hubungan kerja yang semakin fleksibel melalui sistem kontrak dan outsourcing, serta ancaman nyata transisi teknologi dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik yang berpotensi mereduksi jumlah pekerja.
“Kondisi ketenagakerjaan kita sedang tidak baik-baik saja. Ada ketidakpastian ekonomi, maraknya ancaman peralihan teknologi ke motor dan mobil listrik. Ini tantangan nyata di depan mata kita,” tegas Edi Prabowo di hadapan peserta Muscab.
Meski demikian, ia optimistis SPAMK FSPMI Bogor mampu menghadapi tantangan tersebut selama soliditas dan solidaritas antar PUK tetap terjaga.
Ia menegaskan posisi strategis SPAMK di tubuh FSPMI Kabupaten/Kota Bogor.
“SPAMK adalah tulang punggung FSPMI. Jika PUK-PUK SPAMK kuat, maka FSPMI Bogor akan kuat. Oleh karena itu, Muscab ini harus menjadi momentum untuk memperkuat advokasi, pembelaan terhadap anggota, pembuktian bahwa SPAMK FSPMI Bogor tetap eksis da konsisten berjuang untuk anggotanya” ujar Edi Prabowo dengan lantang.
Edi Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh PUK SPAMK yang telah menjaga kekompakan dan militansi selama periode kepemimpinannya. Ia berharap Muscab VI yang mengusung tema “Regenerasi Untuk Eksistensi Organisasi” ini dapat melahirkan kepemimpinan baru yang lebih militan, amanah, dan mampu membawa SPAMK Bogor semakin besar dan bermartabat.
Acara dilanjutkan dengan pembacaan laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021-2026, pandangan umum PUK, pembahasan program kerja, hingga pemilihan Ketua PC SPAMK FSPMI Kabupaten/Kota Bogor periode 2026-2031.