Suka Duka Pedagang Berjualan pada Aksi Demo

Batam, KPonline – Aksi buruh biasanya selalu di iringi dengan ramainya penjual asongan yang menjual aneka makanan dan minuman. Seperti salah seorang punjual roti sebut saja namanya pak Budi. Pak Budi mengaku dagangannya kurang laris di saat aksi unjuk rasa aliansi buruh dan mahasiswa di gedung DPRD, Wali Kota Batam, dan kantor Gubernur.

Di tengah masa aksi yang hampir seribu orang, roti yang hanya beberapa puluhan jumlahnya tidak berapa yang laku.

Bacaan Lainnya

“Hari ini sepi sekali, tidak ada buruh yang beli roti saya, udah pindah tiga kali cuma laku dua buah roti” Ucap salah satu pedagang roti yang sedang memarkir motornya dipinggir jalan.

Sementara seorang pedagang es tebu, menyebutkan bahwa dirinya langsung mendatangi DPRD Batam setelah mendengar kabar akan ada aksi unjuk rasa.

Menurutnya berjualan di lokasi pendemo dapat meraup keuntungan yang tak terduga.

Meskipun tak menyebutkan berapa penghasilan yang diraup saat ada aksi demo, namun ia menyatakan bisa mendapatkan hasil dua kali lipat daripada penghasilan harian.

“Terkadang dua kali lipat, meskipun tak mencapai dua kali lipat paling tidak saya pulang lebih cepat karena dagangan lebih cepat laku,” kata dia.

Pedagang lainnya juga menyebutkan bahwa berjualan di lokasi aksi demo menurutnya cukup menarik. selain dagangannya lebih cepat laku. Dirinya juga tak perlu berkeliling untuk menghabiskan roti dagangannya.

“Saya memang mencari tempat yang ramai, berhubung adanya aksi demo ya saya langsung ke sini, tak capek untuk berkeliling berjualan,” pungkasnya.

Pos terkait