Sudahi Kekerasan Terhadap Angkutan Online, Pemko Batam Panggil Semua Stakeholder

Sudahi Kekerasan Terhadap Angkutan Online, Pemko Batam Panggil Semua Stakeholder

Batam,KPonline – Driver angkutan online Batam kembali mendapatkan perlakuan tidak baik. Salah satu driver GoJek atas nama Joko Prianti mendapat pemukulan dari salah satu ojek pangkalan yang berada di depan kawasan Harbour Bay yang berinisial S , menurut informasi dari Satgas GoJek bahwa ini ke tiga kali nya terjadi antar GoJek dengan yang S dan salah satu satgas GoJek ini juga menegaskan bahwa S yang merupakan pelaku pemukulan tersebut bukan anggota salah satu ormas yang sebelumnya mengaku anggota salah satu ormas.

Saat ini pelaku lagi dikejar oleh pihak kepolisian Sektor Batu Ampar ,sementara korban sekarang sedang berada di Polsek Batu Ampar untuk memberikan pelaporan penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku .
Seperti diketahui bahwa sebelumnya bahwa juga terjadi keributan antara Go Jek dengan Taxi Konvesional Harbour Bay .

Di waktu yang sama ditempat yang berbeda Pemerintah Kota Batam yang juga dihadiri oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengadakan rapat terkait Angkutan Sewa Khusus (ASK) . Dalam pertemuan tersebut disampaikan oleh walikota Batam Muhammad Rudi bahwa hari ini di hadiri oleh seluruh stakeholder dan juga Forum Komunikasi Daerah Batam .

Diantara yang hadir ada Kapolres Barelang, Organda, Dinas Perhubungan, Taxi Konvensional, Taxi Online yang diwakili oleh Aplikator, Koperasi Taxi, Koperasi ASK serta tampak juga hadir Sopandi ketua Asosiasi Driver On Line (ADO).

Dari hasil pertemuan ini Gubernur menyampaikan 3 poin penting kebijakan yang diambil Pemko Batam sampai di keluarkannya nanti Peraturan Gubernur terkait ASK ini sebagai berikut :

1.Pemerintah Kota Batam meminta Aplikator melalui koperasi untuk menerima semua Angkutan Plat kuning bergabung di Online.

2.Koperasi atau Perusahaan diminta untuk seleksi 300 unit sesuai dengan kuota yang sekarang disepakati.

3.Aplikator tidak boleh lagi merekrut lagi driver dan memberikan aplikasi ke driver.

4.Penambahan kuota akan dilakukan oleh Dishub propinsi setelah akan dilakukan survei konsultan .

Diakhir pertemuan Walikota Batam menyampaikan agar semua nya menghormati keputusan ini dan menjaga kondisivitas Kota Batam.(Gusril Alizar)

Facebook Comments

Comments are closed.