Sosialisasi Ananto Prasetya Di Kampung Sukabirus

  • Whatsapp

Bogor, KPonline – Hujan yang mengguyur wilayah Ciawi, Gadog dan sekitarnya sejak Rabu sore hingga malam hari, membuat sebagian besar warga masyarakat enggan melakukan aktifitas diluar rumah. Mereka akan lebih memilih bermalas-malasan ditempat tidur, pun atau hanya sekedar bercengkerama dengan keluarga.

Namun hal tersebut tak berlaku bagi calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Bogor yang berasal dari buruh, Ananto Prasetya. Bersama Tim REK4N, mereka membelah derasnya hujan dan licinnya jalan yang berkelok-kelok. Hal tersebut mereka lakukan, karena ada sudah diagendakan sebelumnya untuk bersilaturahmi bersama warga masyarakat Kampung Sukabirus, Desa Gadog, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.

Bacaan Lainnya

Rintik-rintik hujan masih turun dan menemani perjalanan kami, hingga kami tiba dirumah salah seorang warga masyarakat Kampung Sukabirus. Rumah warga masyarakat Kampung Sukabirus yang kami tuju adalah rumah kediaman Nurliza Saepudin, salah seorang anggota Garda Metal PUK SPAI-FSPMI PT. Yeh Brother Wood Work Indonesia.

Disana sudah berkumpul warga masyarakat Kampung Sukabirus, RT 01 RW 05 Desa Gadog, Kecamatan Ciawi, Bogor, para tokoh masyarakat dan alim ulama setempat. Ananto Prasetya dengan seksama mendengarkan segala keluh kesah, harapan, serta masukan dari warga masyarakat Kampung Sukabirus.

Sosialisasi Ananto Prasetya Di Kampung Sukabirus

Ustadz Miftah dan Rozali, salah dua warga masyarakat Kampung Sukabirus yang telah memberanikan diri mengajukan pertanyaan sekaligus mengungkapkan harapan-harapan warga masyarakat Kampung Sukabirus. “Di kampung ini, masih banyak warga masyarakat yang belum memiliki BPJS Kesehatan. Harapannya, dengan terpilihnya Ananto Prasetya sebagai anggota legislatif DPRD Kabupaten Bogor, kami yang juga merupakan bagian dari masyarakat Kabupaten Bogor, agar lebih diperhatikan kedepannya” ungkap Rozali yang diaminkan oleh Ustadz Miftah sebagai salah seorang alim ulama Kampung Sukabirus.

“Visi misi kami adalah, mensejahterakan buruh dan rakyat. Meskipun saya berasal dari kaum buruh, akan tetapi kaum buruh juga merupakan bagian dari masyarakat, khususnya warga masyarakat Kampung Sukabirus. Meskipun kami lahir dari sebuah organisasi pergarakan buruh, yaitu FSPMI, akan tetapi, apa-apa yang telah kami lakukan, rakyat dalam skala luas telah merasakan manfaat pergerakan dan perjuangan kaum buruh, khususnya FSPMI” ungkap Ananto Prasetya didepan seluruh warga masyarakat Kampung Sukabirus pada 6 Maret 2019 yang lalu. (Suryadi)

Pos terkait