Karawang, KPonline – Pimpinan Cabang SPLP FSPMI Karawang menggelar Rapat Rutin (Ratin) Bulan Mei 2026 pada tanggal 21 Mei 2026 bertempat di Perumahan Kebon Kembang Asri 2, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang. Kegiatan Ratin PC dan PUK ini dihadiri oleh jajaran pengurus PC SPLP FSPMI Karawang bersama seluruh perwakilan PUK SPLP FSPMI Sekabupaten Karawang.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus PC SPLP FSPMI Karawang di antaranya Dedi Heryadi, Doris Nopriandi, Guntur Barada, Heri Kismanto, Iwan Setiawan, Ahmad Nurdih, Abdul Muclis, Hasan, Yeni, Sugianto, dan Winara. Selain itu hadir pula perwakilan PUK dari berbagai perusahaan seperti PT Bekaert, PT INSP, PT MAPI, PT TWI, PT SCB, PT CPS, PT SAS, PT DAIKI, PT INDOTECH, PT NESTLE, PT MEITOKU WADAYAMA hingga PT SUMI WIN MUKTI.
Dalam rapat tersebut, pembahasan utama menyoroti pembaharuan bukti pencatatan serikat pekerja seluruh PUK SPLP FSPMI Kabupaten Karawang. Pengurus PC menyampaikan bahwa langkah penyimpanan SK pencatatan di sekretariat PC dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar tidak terjadi kembali kehilangan dokumen penting organisasi.
Ketua PC SPLP FSPMI Karawang dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa beberapa kasus kehilangan bukti pencatatan sebelumnya menjadi pelajaran penting bagi organisasi. Bahkan ada beberapa PUK yang mengalami kehilangan dokumen hingga tidak dapat diterbitkan kembali dalam bentuk SK asli, melainkan hanya surat keterangan pencatatan.
“Karena itu kami mengambil langkah agar SK pencatatan disimpan di PC demi keamanan administrasi organisasi. Namun bagi PUK yang siap menyimpan sendiri tetap dipersilakan mengambil dokumennya, dengan mekanisme tanda terima surat agar administrasi tetap tertib,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa PUK yang belum menyelesaikan proses perubahan administrasi, di antaranya PUK PT MAPI, Nestle dan Voith.
Selain persoalan administrasi, rapat juga membahas persiapan Muscab IV PC SPLP FSPMI Karawang. Berdasarkan hasil rapat KC sebelumnya, agenda Muscab bersama yang awalnya direncanakan pada September 2026 akhirnya bergeser menjadi Oktober 2026 karena berbarengan dengan agenda daerah lain. Untuk kepesertaan Muscab bersama nantinya, setiap PUK akan mengirimkan satu orang peserta.
Panitia Muscab IV juga melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan rapat awal bersama seluruh pengurus PC guna membahas teknis pelaksanaan serta target kegiatan. Terdapat dua opsi lokasi yang tengah dipersiapkan, yakni daerah Yogyakarta dan Kuningan. Seluruh pembiayaan Muscab IV direncanakan ditanggung penuh oleh PC SPLP FSPMI Karawang tanpa membebankan biaya kepada PUK.
Dalam arahannya, Ketua PC juga menyinggung pentingnya penguatan organisasi di tengah dinamika regulasi ketenagakerjaan dan sektor pertambangan. Ia menyampaikan bahwa perubahan regulasi dapat berdampak terhadap keberlangsungan organisasi serta jumlah anggota, khususnya di wilayah pertambangan seperti Kalimantan dan Sulawesi Selatan.
“Jangan sampai kita lengah menghadapi perubahan aturan ketenagakerjaan. Organisasi harus tetap kuat dan solid dalam mengawal hak-hak pekerja. Kita juga harus terus mengingatkan pemerintah agar kebijakan yang dibuat tidak merugikan kaum buruh,” tegasnya.
Selain itu, PC SPLP FSPMI Karawang juga meminta seluruh PUK untuk turut mengawal proses gugatan UMSK Tahun 2026 yang saat ini masih berjalan di PTUN Bandung.
Dalam sesi laporan masing-masing PUK, berbagai perkembangan organisasi dan hubungan industrial turut disampaikan. PUK PT TWI melaporkan adanya perubahan nama perusahaan dengan penambahan nama AICA. PUK PT SUGIN menyampaikan telah selesai melakukan kesepakatan kenaikan upah, sementara PUK PT SCB masih menjalani proses perundingan upah tahun 2026.
PUK PT Nestle melaporkan adanya pendampingan terhadap anggota yang menjadi target PHK perusahaan. Sedangkan PUK PT INDOTECH tengah mempersiapkan pelaksanaan Musnik PUK. Untuk PUK PT CPS, saat ini sedang berjalan progres perundingan bonus dan pembaharuan PKB.
Sementara itu, PUK PT SWM menyampaikan telah tercapai kesepakatan perjanjian bersama terkait perubahan status hubungan kerja anggota menjadi PKWTT serta penyesuaian kenaikan upah. Adapun PUK PT Bekaert masih dalam tahap perundingan kenaikan upah tahun 2026 dan pembaharuan PKB.
Sedangkan laporan dari PUK PT INSP, PT MAPI, PT DAIKI, PT SAS dan PT MEITOKU disampaikan dalam kondisi kondusif.
Melalui Ratin Mei 2026 ini, SPLP FSPMI Karawang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga tertib administrasi, serta mengawal perjuangan hak-hak pekerja di Kabupaten Karawang.



