Jember, KPonline– Semangat solidaritas kembali ditunjukkan oleh anggota PUK SPAI FSPMI PT Indomarco Prismatama Jember. Meski upah lembur bagi pekerja yang bekerja pada hari libur nasional 16 Juni 2026 baru akan diterima pada periode penggajian Juli 2026, para anggota telah bersepakat menyisihkan sebagian hasil upah lembur tersebut untuk membeli Mobil Komando (Mokom) sebagai sarana pendukung perjuangan organisasi.
Keputusan tersebut menjadi bukti bahwa hasil perjuangan tidak hanya dinikmati bersama, tetapi juga dikembalikan untuk memperkuat perjuangan berikutnya. Sebelumnya, hak upah lembur pada hari libur nasional sempat akan dihapus dan diganti dengan libur pengganti. Namun, berkat perjuangan FSPMI bersama para pekerja, hak atas upah lembur tersebut akhirnya tetap dipertahankan sehingga pekerja tetap memperoleh haknya sesuai ketentuan.
Ketua Konsulat Cabang (KC) FSPMI Jember, Nofi Cahyo Hariyadi, mengapresiasi kekompakan anggota PUK SPAI FSPMI PT Indomarco Prismatama Jember. Menurutnya, kemenangan yang diraih harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat organisasi dan menjaga semangat perjuangan.
“Semangat perjuangan jangan sampai pudar. Apa yang kita raih hari ini adalah hasil dari persatuan dan perjuangan bersama. Mobil komando ini bukan sekadar kendaraan, tetapi simbol komitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak pekerja. Kemenangan hari ini harus menjadi energi untuk menghadapi perjuangan berikutnya,” tegas Nofi.
Lebih lanjut, Nofi juga mengajak seluruh pekerja yang hingga saat ini belum bergabung dalam serikat pekerja agar tidak ragu menjadi bagian dari FSPMI.
“Hak-hak pekerja tidak datang dengan sendirinya. Semua itu diperoleh melalui persatuan, solidaritas, dan perjuangan bersama. Karena itu, jangan berjuang sendirian. Mari bergabung bersama FSPMI agar kita semakin kuat memperjuangkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh pekerja,” pungkasnya.
Mobil Komando tersebut akan menjadi tambahan sarana organisasi dalam mendukung kegiatan konsolidasi, advokasi, pendidikan, hingga aksi-aksi perjuangan. Selain dimanfaatkan untuk kegiatan internal FSPMI, mobil komando juga selama ini kerap digunakan oleh adik-adik mahasiswa serta masyarakat dalam berbagai kegiatan penyampaian aspirasi maupun kegiatan sosial.
Kekompakan anggota PUK SPAI FSPMI PT Indomarco Prismatama Jember menjadi cerminan kuatnya solidaritas organisasi. Tanpa membedakan divisi, baik pekerja di area toko maupun para driver, seluruh anggota sepakat bergotong royong melalui iuran sebagai bentuk komitmen memperkuat perjuangan serikat pekerja.
Menariknya, Mobil Komando yang dibeli merupakan kendaraan jenis pickup tahun 1980. Selain berfungsi sebagai kendaraan operasional organisasi, mobil tersebut dipilih sebagai simbol agar seluruh anggota tidak melupakan sejarah perjuangan berdirinya FSPMI di PT Indomarco Prismatama Cabang Jember. Organisasi ini tumbuh melalui pendampingan dan perjuangan DPW FSPMI Jawa Timur, perangkat PC SPAI FSPMI, serta Konsulat Cabang (KC) FSPMI Pasuruan Raya.
Semangat solidaritas yang ditunjukkan anggota menjadi bukti bahwa FSPMI tidak hanya konsisten memperjuangkan hak-hak pekerja, tetapi juga terus membangun organisasi yang semakin kuat. Dengan semangat kebersamaan, sejarah perjuangan akan terus diwariskan kepada generasi penerus agar FSPMI tetap menjadi organisasi yang solid, bermanfaat bagi masyarakat, serta selalu hadir dalam memperjuangkan hak, keadilan, dan kesejahteraan pekerja.



