Depok, KPonline-Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Aneka Industri (SPAI) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT. Immortal Cosmedika Indonesia mulai mempersiapkan aksi mogok kerja apabila hingga tanggal 20 Mei 2026 pihak perusahaan belum menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi antara pekerja dan manajemen perusahaan.
Persiapan tersebut dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas berbagai persoalan ketenagakerjaan yang dinilai belum mendapatkan penyelesaian yang jelas. Dalam agenda konsolidasi dan pengarahan di depan perusahaan, para anggota PUK SPAI FSPMI menyatakan komitmennya untuk tetap solid memperjuangkan hak-hak pekerja.
Ketua Divisi Aksi SPAI FSPMI Bogor, Asep Lili Mulyadi menegaskan bahwa pihak perusahaan diduga terus berupaya mengulur-ulur waktu penyelesaian permasalahan serta menghambat komunikasi antara pihak pengawasan ketenagakerjaan dengan PUK SPAI FSPMI.
“Perusahaan terkesan mengulur-ulur waktu dan menahan pihak dinas pengawasan untuk bertemu dengan PUK. Selain itu, perusahaan juga berupaya seolah-olah dalam kondisi pailit,” tegasnya.
PUK SPAI FSPMI PT. Immortal Cosmedika Indonesia berharap pihak perusahaan segera membuka ruang penyelesaian yang adil dan transparan agar situasi hubungan industrial dapat kembali kondusif tanpa harus berlanjut pada aksi mogok kerja.