Semacam Surat Untuk Kalian Yang Turun ke Jalan

Semacam Surat Untuk Kalian Yang Turun ke Jalan
Seluruh massa anggota KSPI yang militan dan siap sedia berjuang adalah penentu bagi kemajuan organisasi.

Serang, KPonline – Semalam, saya baru tiba dari Jakarta ketika membuka facebook dan membaca berbagai status di berada. Banyak kawan yang membicarakan tentang aksi hari ini: 12 April.

Membaca diskusi mereka di dunia maya, menjadi salah satu malam yang menggairahkan bagi saya. Seperti tidak sabar menunggu terbit mentari. Menanti saat-saat kopi gelas plastik dihidangkan, lalu duduk melingkar diiringi dentuman musik dan mendengarkan orasi perlawanan.

Membaca diskusi mereka di dunia maya, saya bisa merasakan jiwa-jiwa bersahaja. Optimisme yang menyala. Sungguh, setiap pejuang adalah juara.

Dan bukan hanya hari ini. Kemarin, sebagian dari kawan-kawan kita juga melakukan aksi di DPR RI. Bersolidaritas untuk kawan-kawan Smelting, yang jauh-jauh datang dari Gresik untuk berjuang memenangkan tuntutannya.

Semakin teristimewa, karena aksi 12 April tidak hanya dilakukan oleh buruh. Mahasiswa juga akan turun ke jalan. Ini semacam aksi belasungkawa atas hilangnya negara, sebagaimana yang ditulis dalam rilis para mahasiswa:

Ketika pemerintah serampangan mengelola negara, mengeluarkan kebijakan ngaco menyengsarakan rakyat!

Ketika parlemen ribut, mempertontonkan dagelan tidak lucu yang haus kekuasaan!

Ketika rakyat dijadikan tumbal, jadi kuli di negeri sendiri!

Ketika yang mengkritik disangka makar dan diberangus habis, dipukuli dan ditangkapi!

Ketika supremasi hukum adalah omong kosong belaka! Tumpul ke atas tajam ke bawah!

Saya selalu teringat dengan seruan Presiden KSPI Said Iqbal. Bahwa aksi kali ini menjadi penting, sebagai pembuktian bahwa kaum buruh tidak pernah menyerah. Sepanjang kebijakan rezim yang berkuasa belum berpihak kepada kaum yang lemah, maka pada saat itu juga kaum buruh akan bangkit melakukan perlawanan.

Maka sambutlah seruan ini…

Pastikan turun ke jalan dan bergandengan tangan untuk menantang tirani dan ketidakadilan.

Pastikan bahwa satu diantara 10 ribu buruh yang akan bergerak pada tanggal 12 April nanti adalah kamu. Torehkan kesungguhan dalam hatimu, bahwa jika hanya ada 10 orang yang bergerak, maka satu diantara yang 10 orang itu adalah kamu. Bahkan jika hanya tinggal satu orang yang bergerak, pastikan yang satu orang itu adalah kamu.

Jika begerak adalah ciri kehidupan, maka diam adalah tanda kematian. Bergeraklah, karena dalam pergerakan ada kehidupan.

#Gerakan12April
#BuruhKepungIstana

#TolakPP78
#TolakUpahMurah
#NaikUpahSehargaKebabJahat