Sekum PP SPAMK FSPMI : “Apapun yang Terjadi Pastilah Akan di Back Up dari Pusat”

  • Whatsapp

 

Semarang, KPonline – Dugaan intimidasi dan dugaan union busting yang menimpa anggota PUK SPAMK FSPMI PT. GS Battery mau tidak mau menyita perhatian dari perangkat Pimpinan Pusat SPAMK FSPMI yang ada di Jakarta.

Bahwasannya dugaan intimidasi tersebut adalah dari pihak perusahaan melakukan mutasi kepada anggota FSPMI di PUK tersebut dari operator mesin produksi ke bagian cleaning service.

“Masak operator yang notabenenya adalah karyawan tetap tapi koq dipekerjakan menjadi cleaning service. Ini menandakan bahwa dugaan intimidasi itu benar-benar nyata. Ditambah lagi dengan di-PHK-nya salah satu anggota dengan kesalahan yang seolah-olah dibuat-buat dan ini terdapat indikasi union busting didalamnya”, ungkap Sumartono selaku Sekretaris PC SPAMK FSPMI Kab/Kota Semarang memberikan penjelasan.

Menanggapi permasalahan tersebut, Ranto Afrianto selaku Sekretaris Umum PP SPAMK FSPMI memberikan sedikit arahannya di sela-sela kunjungan kerjanya ke Semarang pada hari Selasa (22/6/2021).

“Kasus yang ada di PUK SPAMK FSPMI PT. GS Battery adalah dugaan pemberangusan serikat atau union busting. Jadi saya meminta kejujuran apa yang sedang terjadi di Semarang ini untuk disampaikan, supaya penanganannya lebih mudah.Sehingga untuk data-data anggota yang dimutasi dan di PHK harus jelas”, paparnya.

“Apalagi PUK GS Battery merupakan bagian dari FSPMI, jadi apapun yang terjadi pastilah akan di-back up dari pusat”, ucapnya untuk memberi semangat kepada anggota PUK GS Battery Semarang. (sup)