Sekar Tito Rawamangun Konsolidasi Bersama Caleg Buruh, Jamkeswatch dan Dewan Pengupahan DKI

Sekar Tito Rawamangun Konsolidasi Bersama Caleg Buruh, Jamkeswatch dan Dewan Pengupahan DKI

Jakarta, KPonline – Supriyadi sebagai ketua PUK Sekar Tito (Aspek Indonesia) mengajak anggotanya untuk konsolidasi pada sabtu (23/2) sebagai tanggung jawab untuk menjalankan roda organisasi yang di pimpin di PUK Sekar Tito, Tip Top Rawamangun, Jakarta Timur.

Konsolidasi PUK dan anggota Sekar Tito hari ini istimewa karena juga mengundang dan menghadirkan pakar relawan Jamkeswatch DKI Jakarta Dariyus selaku direktur relawan dan advokasi Divisi BPJS wilayah regional 4 Jakarta Selatan, caleg buruh untuk DPD RI DKI Jakarta Endang Widuri , caleg buruh untuk DPRD RI DKI Jakarta dapil 4 Samsuri, bahkan dewan pengupahan DKI pun di undang Dedi Hartono.

Maksud dan tujuan PUK Sekar Tito agar anggota mengetahui tentang berita saat ini tentang Buruh Go Politic , Jamkeswatch dan cara advokasinya serta KHL dan upah yang harus diterima menurut aturan SK gubernur yang berlaku sekarang .

Terkait Buruh go politic diterang oleh Samsuri, dari Endang Widuri yang merupakan delegasi dan sekaligus rekomedasi dari buruh FSPMI KSPI untuk terjun ke politic dan sekaligus memperkenalkan diri dan mengajak serta mengimbau agar pekerja dan buruh harus memilih wakil dari buruh. Samsuri juga menyampaikan visi dan misinya untuk di ketahui dan agar anggota serikat buruh itu faham dan mengerti.

Untuk Jamkeswatch dan BPJS ada penjelasan dari Darius yang juga menjabat sebagai direktur advokasi dan relawan Jamkeswatch dilanjutkan penjelasan serta Dr. Krisna selaku Kanit BPJS wilayah Jakarta Timur .

Sedangkan Dedi Hartono menjelaskan tentang KPJ dan KJP yang saat ini sedang dijalankan menurut SK gubernur DKI Jakarta sekarang.

Semoga dengan konsolidasi PUK dan anggota Sekar Tito yang berafiliasi dengan federasi serikat pekerja Aspek Indonesia ini bisa membangun kekompakan dan kesolidan serta menambah dan mempererat anggota puk Sekar Tito lebih maju untuk bisa menuju kesejahteraan bersama ujar Supriyadi.

(Omp).

Facebook Comments

Comments are closed.