Bekasi, KPonline – Sejumlah anggota Garda Metal PUK SPAMK FSPMI PT Sinto Kogyo Indonesia berkumpul untuk menggelar konsolidasi organisasi pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Pertemuan penting ini dilaksanakan di Rumah Makan Lesehan Metty Putri Lemah Abang, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Konsolidasi ini dihadiri langsung oleh 27 anggota Garda Metal PUK PT Sinto Kogyo Indonesia dari berbagai divisi kerja. Tidak hanya anggota, agenda ini juga dihadiri oleh Ketua PUK Marthin, Sekretaris PUK Dedi Rustandi, Pangkorda Garda Metal Kab./Kota Bekasi Supriyatno, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Garda Metal Karawang Adrian Farid.
Ketua PUK SPAMK FSPMI PT Sinto Kogyo Indonesia, Marthin, menjelaskan bahwa acara ini merupakan momentum langka yang mempertemukan seluruh anggota Garda Metal dari 3 (tiga) pabrik plant berbeda.
Perusahaan ini diketahui memiliki basis operasional di dua wilayah, yakni 2 (dua) plant di Kabupaten Bekasi dan 1 (satu) plant di Kabupaten Karawang.
Mengingat wilayah operasional perusahaan yang lintas daerah, pihak PUK sengaja mengundang dua pimpinan koordinator daerah sekaligus untuk hadir dalam satu forum. Kehadiran perwakilan dari struktural Bekasi dan Karawang ini diharapkan mampu merekatkan hubungan emosional serta koordinasi aksi antaranggota di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Garda Metal Kab./Kota Bekasi, Tudiono, memberikan pembekalan mendalam mengenai tata kelola organisasi. Ia memaparkan secara rinci mengenai hierarki struktural di dalam tubuh FSPMI serta menegaskan kembali fungsi vital Garda Metal sebagai pilar penopang perjuangan buruh.
Tudiono mengingatkan kepada seluruh peserta yang hadir mengenai kewajiban utama sebagai anggota pilar strategis. Ia menekankan bahwa setiap anggota Garda Metal wajib memiliki loyalitas tinggi serta dituntut untuk selalu tunduk dan patuh terhadap setiap instruksi yang dikeluarkan oleh organisasi.
Sebagai penutup, ia menambahkan bahwa tugas Garda Metal tidak hanya berada di garis depan dalam menjalankan instruksi Organisasi. Pilar ini juga memiliki peran kritis untuk terus memberikan masukan, ide, dan gagasan yang bersifat membangun demi kemajuan dan keberlanjutan roda organisasi FSPMI ke depan. (Jay)